Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Tanda-Tanda Obesitas pada Anak, Cek Cara Deteksi dan Pencegahannya

Bayu Shaputra • Senin, 20 Oktober 2025 | 01:40 WIB
Ilustrasi seorang anak sedang mengukur lingkar pinggang.
Ilustrasi seorang anak sedang mengukur lingkar pinggang.

RADARSITUBONDO.ID - Obesitas pada anak bukan hanya masalah tentang bagaimana penampilan mereka. Di balik tubuh yang gemuk, ada bahaya serius yang mengancam di masa depan, seperti penyakit jantung, stroke, dan diabetes.

Data menunjukkan bahwa satu dari lima anak di Indonesia mengalami berat badan berlebih, dan jumlah anak yang obesitas meningkat pesat dari 8% di tahun 2007 menjadi 21,8% di tahun 2018.

 Baca Juga: 74 Tahun Prabowo Subianto, Perjalanan Seorang Jenderal yang Tak Kenal Menyerah

Kenali Gejalanya

Beberapa ciri fisik yang jelas terlihat adalah wajah bulat, dagu yang tebal, perut buncit, dan pembesaran payudara pada anak. Namun, untuk memastikan dengan tepat, kita perlu mengukur Indeks Massa Tubuh (IMT) yang didapat dengan membagi berat badan dalam kilogram dengan tinggi badan dalam meter kuadrat.

Anak dianggap obesitas jika berat badannya lebih dari +3 SD pada grafik pertumbuhan WHO. Selain masalah fisik, anak yang obesitas sering kali merasa kurang percaya diri dan bisa mengalami masalah mental saat bersosialisasi.

 Baca Juga: Genap 74 Tahun, Presiden Prabowo Prioritaskan Kesejahteraan Rakyat dengan Sederet Program Ini

Strategi untuk Mencegah

Masalah obesitas sering dimulai dari rumah, di mana kebiasaan orang tua berpengaruh besar terhadap pola makan anak.

Sebaiknya hindari memberikan minuman manis saat anak berusia 12-24 bulan dan batasi makanan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan anak.

Gunakan pedoman "Isi Piringku" dari Kemenkes yang menyarankan lebih banyak protein dibandingkan karbohidrat. Batasi penggunaan gadget hingga dua jam sehari dan ajak anak untuk berolahraga atau beraktivitas fisik seperti bersepeda.

Lakukan pemeriksaan berat badan secara rutin di Posyandu untuk deteksi lebih awal, karena semua anak bisa berisiko obesitas tanpa terkecuali.

Editor : Ali Sodiqin
#Tanda Obesitas pada Anak