Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Tradisi & Ritual Perayaan Govardhan Puja pada 22 Oktober 2025

Bayu Shaputra • Senin, 20 Oktober 2025 | 22:00 WIB
Perayaan Govardhan Puja.
Perayaan Govardhan Puja.

RADARSITUBONDO.ID - Tanggal 22 Oktober 2025 (Selasa) adalah hari di mana umat Hindu merayakan Govardhan Puja, yang merupakan hari keempat dari perayaan Diwali yang berlangsung selama lima hari.

Berbeda dengan Diwali yang utama yang jatuh pada 21 Oktober 2025, tanggal 22 Oktober memiliki arti Spiritual yang khusus yang mengajarkan kita untuk bersyukur dan menjaga alam.

 Baca Juga: Unars Situbondo Wisuda ke-30, Lahirkan 356 Sarjana & Magister Siap Hadapi Tantangan Global

Makna Spiritual Govardhan Puja

Hari ini memperingati cerita heroik Krishna yang mengangkat Bukit Govardhan untuk menyelamatkan penduduk desa dari hujan yang sangat deras.

Cerita ini menjadi simbol perlindungan dari Tuhan dan menunjukkan betapa pentingnya kita menghargai alam sebagai sumber kehidupan.

Aktivitas ini mengingatkan kita untuk bersyukur atas hasil bumi yang melimpah dan perlindungan dari kekuatan yang lebih tinggi.

 Baca Juga: SMAN 1 Panji Raih 2 Penghargaan di Milenial Entrepreneur Awards 2025, Buktikan Siswa Siap Jadi Wirausaha Muda

Ritual Annakoot

Tradisi utama di Govardhan Puja adalah Annakoot, yang merupakan persembahan makanan yang sangat banyak yang disiapkan di rumah dan tempat ibadah.

Orang-orang menyiapkan berbagai makanan vegetarian sebagai ungkapan terima kasih kepada Krishna untuk semua kebaikan dan perlindungan-Nya.

Makanan yang sudah dipersembahkan kemudian dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan juga teman seiman sebagai cara untuk berbagi berkat.

 Baca Juga: Oppo Find X9 Pro Meluncur, Kamera 200MP Hasselblad Siap Guncang Pasar Flagship 2025!

Annakoot berarti "gunung makanan", yang menunjukkan kelimpahan dan kedermawanan. Hidangan yang disiapkan biasanya mencakup nasi, sayuran, kari, roti, makanan manis, dan berbagai camilan tradisional yang disusun dalam jumlah yang banyak. Penyajian makanan dibuat semenarik mungkin untuk menghormati dewa. 

Esensi Perayaan

Perayaan lima hari Diwali, yang dimulai pada 18 Oktober dengan Dhanteras dan berakhir pada 23 Oktober dengan Bhai Dooj, mengajarkan nilai-nilai kehidupan yang berbeda setiap harinya.

Govardhan Puja khususnya menekankan pentingnya kerendahan hati, rasa syukur, dan peduli terhadap sesama serta alam semesta.

Melalui perayaan ini, umat Hindu di seluruh dunia merayakan kemenangan cahaya atas kegelapan dan kebaikan mengalahkan kejahatan dengan cara yang penuh makna dan berkah.

Editor : Ali Sodiqin
#Govardhan Puja