Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Terlalu Protektif? Ini 5 Efek Buruk Membela Anak Saat Salah pada Mental Mereka

Bayu Shaputra • Selasa, 21 Oktober 2025 | 17:30 WIB
Ilustrasi seorang anak yang selalu dibela orang tua walaupun berbuat salah.
Ilustrasi seorang anak yang selalu dibela orang tua walaupun berbuat salah.

RADARSITUBONDO.ID - Setiap orang tua tentu ingin menjaga anak mereka dari segala hal yang buruk. Tetapi, jika mereka terlalu melindungi, bisa jadi itu malah memberikan efek buruk pada pertumbuhan psikologis anak. Berikut adalah lima masalah serius yang perlu diperhatikan:

 Baca Juga: Efek Jangka Panjang Orang Tua yang Selalu Membenarkan Anak: Dari Rumah ke Dunia Kerja

Sulit Belajar dari Kesalahan

Anak yang selalu dibela saat salah akan melihat kesalahan itu sebagai hal biasa. Mereka akan kesulitan untuk berpikir kritis dan menyelesaikan masalah sendiri karena tidak pernah merasakan akibat dari kesalahan mereka. Sesuatu yang sebenarnya salah akan selalu dianggap "tidak masalah" oleh mereka.

 Baca Juga: 9 Tol Baru Siap Ramaikan 2026, Perkonomian Makin Melesat!

Hilang Rasa Tanggung Jawab

Ketika orang tua selalu membela kesalahan anak, anak jadi selalu bergantung pada orang tua untuk menyelesaikan masalahnya.

Mereka tumbuh tanpa mandiri dan sulit untuk bertanggung jawab atas perilaku mereka sendiri, bahkan saat sudah dewasa nanti.

 Baca Juga: Golkar Situbondo Rayakan HUT ke-61, Ziarah Makam Pahlawan, Bazar Murah & Rumah Aspirasi Diluncurkan!

Tidak Memahami Perasaan Orang Lain

Ketika anak bersalah pada teman tapi tidak mendapatkan konsekuensi, mereka akan merasa bebas meskipun orang lain sedih atau marah karena tindakan mereka. Mereka menjadi kurang peka dan tidak mengerti bahwa perilaku mereka bisa menyakiti perasaan orang lain.

 Baca Juga: Desain Koin 1 Dollar AS dengan Wajah Steve Jobs: Detail, Tanggal & Cara Mendapatkannya

Tidak Tahu Batasan Diri

Jika anak selalu dibela, mereka hanya tahu tentang kebebasan dan tidak mengerti batasan yang ada. Mereka kesulitan untuk menjaga diri karena tidak pernah diajari apa yang seharusnya tidak dilakukan atau apa akibat dari sikap tertentu.

Menjadi Anak yang Ulet

Anak yang selalu mendapat pembelaan akan tumbuh menjadi pribadi yang susah dinasihati dan keras kepala. Mereka merasa selalu benar dan cenderung menyalahkan orang lain.

Psikolog Dewi Widiastuti Lubis mengatakan bahwa cara didik seperti ini akan membuat anak sulit untuk meminta maaf ketika mereka salah, karena sejak kecil sudah terbiasa merasa paling benar.

 Baca Juga: Dampak Jangka Panjang dari Kebiasaan Main Medsos Sebelum Tidur

Melindungi anak itu boleh, tetapi tidak berarti membenarkan semua kesalahan mereka. Orang tua harus mengajarkan rasa tanggung jawab sejak dini agar anak tumbuh menjadi orang dewasa yang kuat dan bisa menghadapi akibat di masa depan.

Berikan teguran dengan bijak saat anak melakukan kesalahan, jangan hanya membela mereka tanpa berpikir.

Editor : Ali Sodiqin
#Dampak selalu membenarkan anak