Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Fenomena iPhone dan Mentalitas Gengsi di Kalangan Anak Muda, Cermin Budaya Konsumtif?

Bayu Shaputra • Kamis, 30 Oktober 2025 | 18:35 WIB
iPhone 17.
iPhone 17.

RADARSITUBONDO.ID - Di tengah kesibukan media sosial, iPhone telah menjadi lebih dari sekadar alat untuk berkomunikasi. Bagi banyak remaja di Indonesia, terutama Gen Z, memiliki iPhone kini menjadi tanda status yang memisahkan mereka dari teman-teman yang dianggap "kurang keren. "

 Baca Juga: Spesifikasi Redmi K90 Pro Max: Layar 2K, Charging 100W, dan Kamera Flagship

Situasi ini semakin mengkhawatirkan ketika kita melihat tren di mana pelajar SMA dengan kondisi keuangan terbatas saling patungan untuk menyewa iPhone. Mereka bersedia berbagi dan menggunakan dengan jadwal bergantian setiap minggu hanya demi status.

Bahkan, bisnis sewa iPhone kini banyak bermunculan di berbagai kota dengan harga sewa hingga Rp250. 000 per hari, menunjukkan betapa tingginya permintaan akan "status sementara" itu.

 Baca Juga: Harga dan Varian iQOO Z10R di Indonesia, Apakah Worth It?

Dampaknya bisa sangat serius. Secara mental, anak-anak muda bisa mengalami kecemasan, depresi, dan masalah identitas karena tekanan untuk memiliki iPhone terbaru.

Dari segi keuangan, banyak yang terjebak dalam layanan cicilan seperti Kredivo dan Akulaku tanpa memikirkan apakah mereka mampu membayar cicilan tersebut.

Editor : Ali Sodiqin
#Fenomena gengsi iPhone