Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Kehilangan Arah di Usia 20-an? Ini Strategi Psikolog Temukan Kembali Makna Hidup

Bayu Shaputra • Kamis, 30 Oktober 2025 | 20:15 WIB
Ilustrasi seseorang yang mudah baper.
Ilustrasi seseorang yang mudah baper.

RADARSITUBONDO.ID - Perasaan kosong dan kehilangan tujuan dalam hidup sekarang menjadi hal yang lebih umum di kalangan orang-orang di zaman sekarang.

Penelitian terbaru dari Journal of Positive Psychology menunjukkan bahwa menulis di jurnal selama 15 menit setiap hari bisa membantu orang menemukan pola pikir negatif. Aktivitas sederhana ini membantu seseorang menggali penyebab perasaan hampa yang dialami.

 Baca Juga: Spesifikasi Redmi K90 Pro Max: Layar 2K, Charging 100W, dan Kamera Flagship

Dr. Viktor Frankl dalam bukunya "Man's Search for Meaning" menjelaskan bahwa makna hidup bisa ditemukan melalui tiga cara: pekerjaan kreatif, pengalaman yang berharga, dan cara kita menghadapi kesulitan.

Penelitian Harvard Grant Study yang berlangsung selama 80 tahun menunjukkan bahwa hubungan sosial yang baik adalah salah satu faktor terpenting untuk kebahagiaan manusia.

 Baca Juga: Redmi K90 Pro Max Resmi Meluncur, Smartphone Gaming dengan Speaker Subwoofer Bose Pertama

Psikiater Dr. James Gordon menyarankan metode "tujuan kecil" yaitu menetapkan target kecil yang bisa dicapai dalam waktu 24 jam.

Menyelesaikan satu tugas sederhana dapat menciptakan semangat positif yang secara perlahan meningkatkan rasa percaya diri.

Luangkan waktu setiap minggu untuk menilai pencapaian kecil yang telah dibuat. Terapis kognitif menyebut metode ini sebagai "menyusun catatan peristiwa positif", yang terbukti bisa meningkatkan kesadaran akan nilai-nilai pribadi dan memperkuat identitas diri.

Editor : Ali Sodiqin
#Perasaan kosong