RADARSITUBONDO.ID - Perasaan kosong dalam hidup bukan hanya sedih sesaat. Ini adalah keadaan di mana seseorang merasa tidak terhubung dengan arti dan tujuan hidupnya.
Penelitian menunjukkan bahwa menggabungkan mindfulness dan spiritualitas bisa menjadi cara yang baik untuk mengatasinya.
Baca Juga: Spesifikasi Redmi K90 Pro Max: Layar 2K, Charging 100W, dan Kamera Flagship
Mindfulness mengajarkan untuk benar-benar berada di saat ini. Ketika pikiran kita tidak lagi terpaku pada masa lalu atau takut akan masa depan, kita mulai merasakan hidup dengan lebih baik.
Kegiatan sederhana seperti meditasi pernapasan selama 10 menit di pagi hari dapat membantu otak kita agar lebih fokus dan tenang.
Penelitian dari Massachusetts General Hospital menunjukkan bahwa meditasi secara rutin dapat mengubah struktur otak, terutama di bagian yang mengatur kesadaran diri dan rasa empati.
Baca Juga: Redmi K90 Pro Max Resmi Meluncur, Smartphone Gaming dengan Speaker Subwoofer Bose Pertama
Sementara itu, spiritualitas memberikan makna yang lebih dalam. Ini bukan hanya tentang agama, tetapi juga tentang terhubung dengan sesuatu yang lebih besar dari diri kita, bisa melalui alam, seni, atau nilai-nilai seperti kasih sayang dan kebijaksanaan.
Ketika seseorang menemukan nilai spiritual yang berarti, hidupnya menjadi lebih terarah dan memiliki tujuan.
Baca Juga: Pemkab Situbondo Tanggung Biaya Santri Korban Ambruk, Renovasi Ponpes Pakai Dana BTT!
Keduanya saling mendukung. Mindfulness membantu kita menyadari kekosongan yang kita rasakan, sedangkan spiritualitas mengisi kekosongan itu dengan makna.
Aktivitas harian seperti menulis jurnal, berjalan di alam dengan kesadaran, atau melakukan ritual syukur dapat menghubungkan keduanya.
Yang paling penting adalah melakukan ini secara rutin. Perubahan tidak akan terjadi dalam semalam, tetapi melalui komitmen kecil setiap hari untuk kembali kepada diri sendiri dan pada nilai-nilai yang kita pegang.
Editor : Ali Sodiqin