RADARSITUBONDO.ID - Pernahkah Anda merasakan kesal yang berlebihan saat terjebak dalam kemacetan? Masalah ini punya penjelasan menarik dari sudut pandang psikologi.
Baca Juga: Fenomena iPhone dan Mentalitas Gengsi di Kalangan Anak Muda, Cermin Budaya Konsumtif?
Mengapa Kemacetan Dapat Menyebabkan Emosi Negatif?
Kemacetan membuat kita merasa tidak bisa mengontrol situasi, yang menyebabkan kita merasa frustrasi dan tidak berdaya. Kita tidak bisa mengatur kecepatan, arah, atau waktu perjalanan.
Psikolog bernama Joseph Rock mengatakan bahwa rasa cemas saat macet terjadi karena otak kita bereaksi secara alami ketika tubuh bersiap untuk bergerak, tetapi tidak ada yang bisa dilakukan untuk menghindarinya.
Saat kita merasa stres, tubuh kita mengeluarkan hormon seperti kortisol dan adrenalin yang membuat jantung berdetak lebih cepat, tekanan darah naik, dan pernapasan menjadi lebih cepat.
Baca Juga: Dampak Sosial Fenomena iPhone, Dari Flexing ke Krisis Identitas Digital
Cara Mengatasi Mood Buruk Saat Terjebak Macet
Cobalah teknik pernapasan dalam dengan cara menarik napas perlahan melalui hidung, menahan sejenak, lalu mengeluarkannya melalui mulut untuk menenangkan pikiran.
Dengarkan musik favorit atau lagu instrumental yang menenangkan, karena penelitian menunjukkan musik bisa membantu mengurangi stres dan membuat perasaan kita lebih baik.
Cobalah untuk melihat situasi dengan cara yang lebih luas, karena keterlambatan biasanya bukan masalah besar dan biasanya kita akan melupakan setelah sampai tujuan. Bawalah camilan ringan seperti permen karet atau makanan kecil, karena dengan perut terisi, suasana hati bisa lebih stabil.
Dengan memahami alasan psikologis di balik perasaan kita dan menggunakan cara-cara praktis ini, Anda bisa lebih baik dalam mengatasi emosi saat menghadapi kemacetan.
Editor : Ali Sodiqin