RADARSITUBONDO.ID - Duka mendalam datang dari keluarga cemara yang selalu menebar kebaikan serta positive vibe kepada penggemarnya.
Ayah dari CEO Mantappu Corp yakni Jehian dan Jerome Polin dikabarkan meninggal pada Kamis (30/10) kemarin.
Kabar meninggalnya Pendeta Marojahan S. Sijabat mengguncang hati banyak orang. Tak hanya bagi keluarga, tapi juga jutaan penggemar Jerome Polin yang telah mengikuti perjalanan hidupnya selama bertahun-tahun. Media sosial pun dipenuhi pesan belasungkawa yang mengalir tanpa henti sampai detik ini.
Dari tokoh publik hingga warganet biasa, semuanya menyampaikan empati. Bagi banyak orang, Jerome sudah seperti teman yang tumbuh bersama di layar YouTube, sosok cerdas dan rendah hati yang kini sedang menghadapi kehilangan besar.
Unggahan terakhir Jerome menjadi potret nyata cinta seorang anak yang berjuang menahan air mata.
“Papa ayo bangun, Papa. Banyak yang sayang sama Papa,” tulisnya dalam video yang memperlihatkan dirinya menangis di panggilan video. Ia menatap layar dengan doa, berharap sebuah keajaiban datang.
Sayangnya, takdir tidak berpihak. Sang ayah berpulang setelah beberapa hari dirawat secara intensif.
Pihak keluarga belum mengungkap penyebab pasti sakitnya, hanya menyebut sang pendeta mengalami kondisi kritis.
Meski penuh duka, momen ini mengajarkan banyak hal tentang kasih dan keikhlasan. Jerome yang dikenal selalu ceria kini mengajarkan sisi lain, keberanian untuk mencintai sepenuh hati, dan kekuatan untuk melepas dengan lapang dada.
Di tengah kehilangan, publik seolah ikut berduka, membuktikan bahwa figur publik bukan hanya sosok hiburan, tapi juga manusia yang punya kisah, luka, dan cinta yang begitu nyata.
Rest in Peace, Pendeta Marojahan S. Sijabat.
Editor : Ali Sodiqin