RADARSITUBONDO.ID - Kehadiran tikus di rumah tidak hanya membuat tidak nyaman, tetapi juga bisa mengancam kesehatan, seperti penyakit leptospirosis dan salmonellosis.
Namun, menggunakan racun tikus bisa berbahaya bagi anak-anak dan hewan peliharaan jika mereka tidak sengaja memakannya. Beruntung, ada banyak cara alami yang aman dan efektif untuk menghentikan tikus agar tidak masuk ke rumah.
Baca Juga: Baju Thrift Cepat Rusak? Hindari 5 Kesalahan Mencuci Ini
Bahan Alami Pengusir Tikus
Minyak esensial seperti peppermint, cengkeh, dan kayu manis memiliki bau yang sangat dibenci tikus. Cara pemakaiannya sangat mudah: tambahkan beberapa tetes minyak pada bola kapas, lalu taruh di sudut-sudut ruangan, dekat tempat penyimpanan makanan, atau di sekitar pintu masuk. Gantilah bola kapas setiap beberapa hari agar baunya tetap kuat.
Bawang putih dan bawang merah juga efektif untuk mengusir tikus karena baunya yang tajam. Cukup potong bawang dan letakkan di tempat-tempat yang sering dilewati tikus seperti dapur atau gudang.
Baca Juga: Jangan Asal Cuci! Ini Cara Aman Bersihkan Pakaian Thrifting dengan Bahan Natural
Metode Pencegahan Struktural
Tikus bisa masuk melalui celah sekecil 1 sentimeter. Periksalah seluruh rumah untuk menemukan lubang atau retakan di dinding, lantai, atau di sekitar pintu dan jendela. Tutup lubang itu dengan logam atau semen, jangan gunakan plastik, karet, atau kayu karena bisa dimakan tikus.
Baca Juga: Vivo X300 Pro Resmi Global! Trio Kamera 200MP, Layar LTPO 120Hz & Fast Charge 90W
Jaga Kebersihan dan Penyimpanan
Pastikan semua makanan disimpan dalam wadah yang rapat dan jangan biarkan remah-remah atau sisa makanan berserakan. Tikus suka tempat kotor yang penuh sampah, jadi bersihkan rumah dengan rutin dan buang sampah setiap hari.
Perangkap Tanpa Racun
Jika pencegahan masih belum cukup, coba gunakan perangkap kotak yang bisa menangkap tikus hidup-hidup dan kemudian bisa dilepaskan jauh dari rumah.
Letakkan perangkap di tempat yang sering dilalui tikus seperti di belakang lemari atau sudut dapur dengan umpan selai kacang atau keju.
Editor : Ali Sodiqin