Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Waspada! Puncak Musim Hujan 2025 Berlangsung 4 Bulan, Ini Persiapan Penting untuk Rumah

Bayu Shaputra • Senin, 3 November 2025 | 02:00 WIB
Foto: Ilustrasi hujan. (Khoirul Rizal/RadarSitubondo.id)
Foto: Ilustrasi hujan. (Khoirul Rizal/RadarSitubondo.id)

RADARSITUBONDO.ID - Indonesia telah resmi memasuki fase puncak musim hujan, yang akan berlangsung dari November 2025 sampai Februari 2026, periode ini lebih lama dibanding tahun-tahun sebelumnya yang biasanya hanya terjadi antara Desember dan Januari.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyampaikan bahwa 43,8 persen wilayah Indonesia atau 306 zona musim sudah memasuki musim hujan.

 Baca Juga: Baju Thrift Cepat Rusak? Hindari 5 Kesalahan Mencuci Ini

Bagian Jawa, Sumatra selatan, dan Kalimantan tengah diprediksi akan mengalami hujan deras selama periode Desember 2025 hingga Januari 2026, sementara Bali, serta Nusa Tenggara Barat dan Timur, akan merasakan intensitas tertinggi pada Januari hingga Februari 2026.

Suhu permukaan laut yang lebih tinggi, dengan peningkatan hingga tiga derajat Celsius, turut mendorong peningkatan penguapan dan membuat hujan menjadi lebih lebat.

 Baca Juga: Jangan Asal Cuci! Ini Cara Aman Bersihkan Pakaian Thrifting dengan Bahan Natural

Persiapan rumah sangat penting dalam menghadapi situasi ini. Pertama, lakukan pemeriksaan pada atap dan saluran air untuk memastikan tidak ada keretakan atau sumbatan dari daun yang dapat menghambat aliran air.

Pastikan tidak ada genting yang pecah untuk mencegah kemungkinan kebocoran. Kedua, bersihkan saluran pembuangan di sekitar rumah dengan baik. Sampah yang menyumbat selokan merupakan salah satu penyebab utama terjadinya genangan air.

 Baca Juga: Robot Vacuum dengan Otak Drone! Berikut Keunggulan DJI Romo yang Bikin Rumah Makin Bersih

Ketiga, gunakan cat pelindung anti air pada dinding luar rumah, terutama pada bagian yang rentan terkena hujan. Keempat, cek kondisi jendela dan pintu untuk memastikan tidak ada celah yang memungkinkan air masuk.

Kelima, bagi daerah yang sering terendam, siapkan karung berisi pasir sebagai penahan air darurat di depan rumah.

 Baca Juga: Vivo X300 Pro Resmi Global! Trio Kamera 200MP, Layar LTPO 120Hz & Fast Charge 90W

Siapkan juga tas siaga bencana yang berisi dokumen penting dalam wadah étap air, obat-obatan, senter beserta baterai cadangan, dan makanan yang tahan lama.

Simpan barang berharga di tempat yang lebih tinggi atau lantai atas. Pastikan pompa air darurat dalam keadaan baik agar dapat digunakan untuk menghisap genangan.

Kerja sama dalam membersihkan lingkungan merupakan langkah kolektif yang sangat efektif. Jangan sembarangan membuang sampah, terutama ke selokan atau sungai, karena dapat memperburuk situasi banjir.

Tanam pohon yang dapat menyerap air tinggi di halaman untuk membantu penyerapan alami. Pantau informasi cuaca dari BMKG secara teratur melalui aplikasi resmi mereka sebagai langkah antisipasi terhadap cuaca ekstrem.

Editor : Ali Sodiqin
#Puncak musim hujan 2025