RADARSITUBONDO.ID - Melindungi kulit anak dari sinar UV sangat penting bagi semua orang tua. Menurut saran dari American Academy of Pediatrics (AAP), Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dan American Academy of Dermatology (AAD), anak bisa mulai memakai sunscreen saat sudah berusia 6 bulan.
Untuk bayi yang lebih muda dari itu, kulit mereka masih sangat sensitif, jadi sebaiknya dilindungi dengan cara lain seperti memakai topi, baju lengan panjang, dan menjauhkan mereka dari sinar matahari langsung.
Baca Juga: Baju Thrift Cepat Rusak? Hindari 5 Kesalahan Mencuci Ini
Untuk bayi yang berusia 6 bulan atau lebih, direkomendasikan untuk memakai sunscreen dengan SPF minimal 30 hingga 50. Memilih sunscreen juga perlu hati-hati.
Sebaiknya pilih sunscreen fisik yang mengandung titanium oxide atau zinc oxide dengan label broad spectrum dan waterproof.
Jenis sunscreen fisik ini bekerja dengan memantulkan sinar UV, sehingga lebih aman untuk kulit anak yang masih sensitif.
Baca Juga: Jangan Asal Cuci! Ini Cara Aman Bersihkan Pakaian Thrifting dengan Bahan Natural
Penting untuk menggunakan sunscreen dengan cara yang benar. Oleskan sunscreen sekitar 15-30 menit sebelum keluar rumah di bagian wajah, punggung tangan, kaki, ujung telinga, dan belakang leher. Ulangi pemakaian setiap dua jam sekali, terutama setelah anak berkeringat atau berenang.
Perlindungan kulit anak dari awal sangat penting karena sinar UV bisa menyebabkan kerusakan yang bertahan seumur hidup.
Kerusakan kulit dari sinar matahari sering kali berasal dari paparan di masa kecil yang bisa menyebabkan masalah kulit di kemudian hari, termasuk meningkatkan risiko kanker kulit.
Sinar UV juga bisa masuk ke dalam rumah melalui celah di pintu atau jendela, jadi sunscreen sebaiknya digunakan setiap hari meskipun anak tidak bermain di luar.
Selain menggunakan sunscreen, tambahkan perlindungan dengan memakai topi, kacamata hitam, dan pakaian yang menutupi saat anak beraktivitas di luar.
Editor : Ali Sodiqin