RADARSITUBONDO.ID - Melindungi kulit anak dari sinar matahari itu sangat penting dan sering kali membuat orang tua bingung dalam memilih produk yang tepat. Salah satu pertanyaan yang umum adalah berapa SPF yang seharusnya digunakan untuk anak-anak?
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan agar anak-anak menggunakan tabir surya dengan SPF minimal 30. Ini juga didukung oleh American Academy of Dermatology (AAD) yang menyarankan jumlah yang sama.
Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the American Academy of Dermatology, tabir surya dengan SPF 30 dapat menghalangi sekitar 97% sinar UVB yang dapat merusak kulit.
Baca Juga: Baju Thrift Cepat Rusak? Hindari 5 Kesalahan Mencuci Ini
Bagi anak yang aktif bermain di luar, terutama di tempat tropis seperti Indonesia, dokter kulit merekomendasikan menggunakan SPF 50 atau lebih.
Ini karena indeks UV di daerah tropis bisa mencapai angka 10-12 hampir setiap hari, sehingga risiko kerusakan kulit bisa meningkat dengan cepat.
Baca Juga: Jangan Asal Cuci! Ini Cara Aman Bersihkan Pakaian Thrifting dengan Bahan Natural
Kapan Anak Boleh Menggunakan Sunscreen?
Menurut panduan dari IDAI dan American Academy of Pediatrics (AAP), bayi yang berusia 6 bulan ke atas sudah bisa menggunakan tabir surya.
Penting untuk memilih produk yang dirancang khusus untuk kulit sensitif anak, dengan label hypoallergenic dan dermatologically tested.
Baca Juga: Vivo X300 Pro Resmi Global! Trio Kamera 200MP, Layar LTPO 120Hz & Fast Charge 90W
Jenis Sunscreen yang Aman
Sunscreen fisik yang mengandung titanium dioxide atau zinc oxide adalah pilihan terbaik untuk anak. Kedua bahan ini bekerja dengan cara memantulkan sinar UV, sehingga tidak diserap ke dalam kulit dan lebih aman untuk kulit sensitif anak-anak. Jenis sunscreen ini mendapat rekomendasi resmi dari AAP dan IDAI.
Selain memperhatikan SPF, pastikan sunscreen juga melindungi dari sinar UVA dan UVB dengan perlindungan broad-spectrum. Pilihlah produk yang tahan air dengan daya tahan 40-80 menit, terutama jika anak suka berenang atau bermain air.
Hindari produk yang mengandung paraben, pewangi buatan, alkohol, dan PABA karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit anak.
Editor : Ali Sodiqin