Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Kenapa Remaja Perlu Batasi Konsumsi Seafood dan Daging Merah? Ini Alasannya

Bayu Shaputra • Selasa, 9 Desember 2025 | 17:10 WIB
Ilustrasi asam urat.
Ilustrasi asam urat.

RADARSITUBONDO.ID - Asam urat kini tidak hanya diderita oleh orang tua. Menurut Data Riset Kesehatan, prevalensi asam urat di kalangan usia 15-24 tahun mencapai 1,2 persen, dan angka ini bertambah menjadi 3,1 persen pada usia 25-34 tahun. Situasi ini disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat yang dimulai di masa remaja.

Penyakit ini muncul ketika tubuh menumpuk kristal urat di sendi karena jumlah asam urat dalam darah yang berlebih.

Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa kadar normal asam urat untuk pria berada di rentang 3,4-7,0 mg/dL, sementara untuk wanita adalah antara 2,4-6,0 mg/dL.

 Baca Juga: Bangkok United Beri Penghormatan Khusus Jelang Laga, Bawa Jersey Pratama Arhan

Konsumsi makanan tinggi purin menjadi penyebab utama. Organ dalam seperti hati, ginjal, dan otak memiliki kandungan purin yang sangat tinggi, sehingga sebaiknya dihindari sepenuhnya.

Makanan laut seperti ikan sarden, teri, udang, kepiting, dan kerang juga mengandung purin tinggi yang dapat memicu serangan asam urat.

Remaja disarankan untuk membatasi konsumsi daging merah, seperti daging sapi dan kambing, tidak melebihi 50-75 gram sehari.

Daging yang dipanggang atau digoreng dengan lemak jenuh dapat memperburuk kondisi. Konsumsi minuman beralkohol, khususnya bir, harus dihindari karena menghambat pembuangan asam urat oleh ginjal.

 Baca Juga: Begini Cara Cek Rute Ganjil Genap Jakarta di Google Maps

Minuman kemasan manis dan berkarbonasi memiliki kadar fruktosa tinggi yang dapat meningkatkan produksi asam urat yang berlebihan.

Obesitas juga menjadi faktor risiko karena dapat mengganggu metabolisme serta memicu resistensi insulin yang menghalangi pengeluaran asam urat.

Langkah pencegahan dimulai dengan membiasakan pola makan sehat sejak awal, meningkatkan asupan buah-buahan seperti ceri yang memiliki sifat antiinflamasi, sayuran rendah purin, serta memastikan untuk minum air putih minimal delapan gelas sehari untuk membantu membuang asam urat melalui urin.

Editor : Ali Sodiqin
#Asam urat pada remaja