RADARSITUBONDO.ID - Avatar: Fire and Ash, film ketiga dari seri Avatar yang diciptakan oleh James Cameron, direncanakan untuk tayang di bioskop di Amerika Serikat pada 19 Desember 2025.
Film ini dibuat dengan biaya sekitar 400 juta dolar, menjadikannya salah satu film termahal yang pernah ada dalam sejarah film.
Cerita sekuel dari Avatar: The Way of Water (2022) ini berfokus pada keluarga Jake Sully dan Neytiri yang harus menghadapi kesedihan setelah kehilangan Neteyam.
Mereka bertemu dengan kelompok Na'vi baru yang disebut Ash People atau Mangkwan Clan, yang dipimpin oleh seorang pemimpin bernama Varang yang diperankan oleh Oona Chaplin.
Baca Juga: Pemain Ketiga yang Diusir Wasit saat Real Madrid vs Celta: 0 Game, 0 Gol, 0 Asist, dan 1 Red Card
Cameron menjelaskan bahwa film ini melihat sisi yang berbeda dari Na'vi. Di film sebelumnya, manusia biasanya ditampilkan sebagai musuh, tetapi kali ini penonton akan melihat pertikaian antara suku-suku Na'vi.
Judul "Fire and Ash" mengandung makna tentang kebencian, kemarahan, serta dampak yang berupa kesedihan dan kehilangan.
Baca Juga: Ribuan Tentara Israel Alami Gangguan Kesehatan Mental Akibat Perang Gaza
Dengan durasi 3 jam dan 15 menit, film ini dibintangi oleh Sam Worthington, Zoe Saldaña, Sigourney Weaver, Kate Winslet, dan Stephen Lang.
Proses pembuatannya dilakukan bersamaan dengan Avatar 2 di Selandia Baru, mulai dari bulan September 2017 hingga Desember 2020.
Soundtrack film ini dirilis pada tanggal 5 Desember 2025, dan lagu asli "Dream as One" dinyanyikan oleh Miley Cyrus.
Editor : Ali Sodiqin