RADARSITUBONDO.ID - Memasuki hari-hari perayaan Natal, masyarakat Muslim di Indonesia sering kali menghadapi isu yang sensitif: apakah diperbolehkan mengucapkan selamat kepada orang-orang Kristiani? Isu ini menyentuh dua nilai fundamental, toleransi antaragama dan kekuatan iman.
Dari sudut pandang fikih, sebagian besar ulama sepakat bahwa memberikan ucapan selamat atas perayaan keagamaan lain yang mengandung keyakinan berbeda dengan Islam sebaiknya dihindari.
Ini didasarkan pada prinsip untuk menjaga keaslian tauhid dan tidak mengakui kebenaran ajaran yang tidak sejalan dengan Islam. Meskipun demikian, Islam tetap mengajarkan untuk bersikap hormat dan baik kepada penganut agama lain.
Baca Juga: Pinjaman Rp19 Miliar! Endrick Resmi Berlabuh ke Olympique Lyon
Toleransi dalam Islam bukan berarti menghilangkan perbedaan keyakinan, melainkan saling menghormati hak beribadah masing-masing.
Seorang Muslim dapat menunjukkan sikap baik melalui silaturahmi, berbagi kebahagiaan dengan cara yang netral, atau mendoakan kebaikan secara umum tanpa mengakui aspek teologis yang bertentangan dengan ajaran Islam.
Hal yang paling penting adalah memahami bahwa toleransi dan menjaga iman tidaklah saling bertentangan, melainkan dapat berjalan bersama dengan pemahaman yang tepat dan bijaksana.
Editor : Ali Sodiqin