Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Fakta Unik tentang Valentine yang Jarang Diketahui

Bayu Shaputra • Sabtu, 14 Februari 2026 | 09:45 WIB
Ilustrasi valentine.
Ilustrasi valentine.

RADARSITUBONDO.ID - Setiap 14 Februari, suasana romantis terasa di berbagai belahan dunia. Warna merah muda, cokelat, dan rangkaian bunga mawar mendominasi etalase toko hingga linimasa media sosial.

Namun di balik perayaan Hari Valentine yang identik dengan kasih sayang, tersimpan sejumlah fakta menarik yang jarang diketahui publik.

 Baca Juga: Bahar bin Smith Tak Ditahan, Banser Tanggerang Ancam Turun ke Jalan

Berawal dari Kisah Tragis Santo Valentinus

Perayaan ini diyakini berakar dari kisah Santo Valentinus, seorang pendeta pada abad ke-3 Masehi. Ia dihukum mati oleh Kaisar Claudius II karena secara diam-diam menikahkan pasangan muda. Saat itu, Claudius II melarang prajuritnya menikah karena meyakini tentara lajang lebih tangguh di medan perang.

Menjelang eksekusinya pada 14 Februari, Valentinus menulis sepucuk surat kepada putri sipir penjara yang ditandatangani “Dari Valentine-mu”. Banyak sejarawan meyakini, pesan tersebut menjadi cikal bakal tradisi kartu Valentine yang dikenal hingga kini.

 Baca Juga: WF-1000XM6: Sony Usung Teknologi Noise Cancelling Terbaik di Kelasnya

Kartu Valentine Tertua Tersimpan di London

Tradisi bertukar pesan cinta ternyata sudah berlangsung ratusan tahun. Kartu Valentine tertua tercatat ditulis pada 1415 oleh Charles, Duke of Orleans kepada istrinya saat ia dipenjara di Menara London.

Surat cinta berima itu kini disimpan rapi di British Library sebagai bukti autentik sejarah panjang perayaan Valentine.

 Baca Juga: Bupati Bogor Pastikan Stadion Pakansari Masih Bisa Digunakan untuk Pertandingan Liga 2

Cokelat Hati dari Inovasi Abad ke-19

Valentine juga tak lepas dari cokelat berbentuk hati. Tradisi ini bermula pada 1868 ketika pengusaha Inggris, Richard Cadbury, memperkenalkan kotak cokelat berbentuk hati khusus untuk merayakan Valentine. Inovasi tersebut sukses besar dan menjadikan cokelat sebagai simbol manis yang identik dengan perayaan kasih sayang.

 Baca Juga: Meksiko Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Kuba di Tengah Tekanan Blokade AS

Tradisi Unik di Berbagai Negara

Perayaan Valentine di tiap negara pun memiliki ciri khas berbeda. Di Jepang, perempuan memberikan cokelat kepada pria pada 14 Februari. Sebulan kemudian, tepatnya 14 Maret, giliran pria membalasnya dalam perayaan White Day.

Sementara di Korea Selatan, terdapat perayaan unik bernama Black Day yang jatuh pada 14 April. Hari tersebut menjadi momen bagi para lajang untuk berkumpul dan menyantap jajangmyeon, mi dengan saus kacang hitam, sebagai simbol kesendirian.

Di Eropa, tepatnya Wales, tradisi sejak abad ke-17 mengharuskan pasangan bertukar lovespoon, sendok kayu berukir indah yang melambangkan komitmen dan cinta.

Dari kisah tragis hingga inovasi cokelat, Valentine ternyata menyimpan sejarah panjang yang tak sekadar soal bunga dan hadiah. Perayaan ini berkembang menjadi simbol kasih sayang lintas budaya dengan tradisi yang terus berevolusi dari masa ke masa.

Editor : Ali Sodiqin
#Fakta unik Valentine