Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Mengungkap Arti Jeruk Mandarin dalam Perayaan Tahun Baru Imlek

Bayu Shaputra • Selasa, 17 Februari 2026 | 22:15 WIB
Jeruk Mandarin.
Jeruk Mandarin.

RADARSITUBONDO.ID - Perayaan Tahun Baru Imlek identik dengan berbagai simbol keberuntungan. Salah satu yang paling menonjol adalah kehadiran jeruk mandarin di setiap sudut rumah, meja tamu, hingga altar persembahan.

Buah berwarna oranye cerah ini bukan sekadar hidangan pelengkap, melainkan mengandung makna filosofis yang mendalam dalam tradisi masyarakat Tionghoa.

Secara bahasa, jeruk dalam dialek Mandarin disebut “kam” yang pelafalannya menyerupai kata “emas” atau “kemakmuran”. Tak heran, warna oranye keemasan pada kulit jeruk dimaknai sebagai simbol rezeki dan keberuntungan. Selain itu, bentuknya yang bulat dianggap melambangkan kesempurnaan, persatuan keluarga, serta harmoni dalam kehidupan.

 Baca Juga: Barcelona Tumbang Dramatis di Kandang Girona, Posisi Puncak Melayang

Tradisi saling memberi jeruk saat berkunjung ke rumah kerabat juga memiliki arti khusus. Biasanya, jeruk diberikan dalam jumlah genap, terutama dua buah. Angka genap dipercaya melambangkan keseimbangan dan kebahagiaan yang berlipat.

Penerima pun lazimnya membalas dengan jumlah yang sama sebagai simbol doa dan harapan baik yang saling dipertukarkan.

Tak hanya itu, jeruk mandarin juga menjadi bagian penting dalam ritual sembahyang. Buah ini ditata rapi di altar sebagai persembahan kepada leluhur dan simbol rasa syukur atas berkah yang telah diterima. Penataannya pun tidak sembarangan, karena dipercaya membawa harapan akan kelimpahan di tahun yang baru.

 Baca Juga: Empat Besar Liga Inggris Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Old Trafford

Sebagian masyarakat Tionghoa meyakini aroma segar dan rasa manis jeruk mampu menghadirkan energi positif ke dalam rumah. Bahkan, daun hijau yang masih menempel pada tangkainya dianggap memperkuat makna keberuntungan karena melambangkan kehidupan yang terus tumbuh dan berkembang.

Hingga kini, tradisi menghadirkan jeruk mandarin saat Imlek tetap lestari, baik di Indonesia maupun di berbagai negara lain. Lebih dari sekadar buah, jeruk mandarin telah menjadi simbol warisan budaya yang mengikat nilai kebersamaan, kesejahteraan, dan harapan akan masa depan yang lebih baik.

Editor : Ali Sodiqin
#Perayaan Tahun Baru Imlek #Makna jeruk mandarin