RADARSITUBONDO.ID - Berkumur menjadi salah satu bagian dari sunah dalam berwudhu. Namun, saat bulan Ramadan tiba, tidak sedikit umat Muslim yang diliputi keraguan ketika hendak melakukannya. Pertanyaan yang kerap muncul adalah, apakah berkumur dapat membatalkan puasa?
Secara hukum, para ulama sepakat bahwa berkumur saat berwudhu tidak membatalkan puasa selama air tidak tertelan hingga masuk ke kerongkongan. Berkumur tetap dianjurkan karena termasuk bagian dari penyempurna wudhu, meskipun seseorang sedang menjalankan ibadah puasa.
Meski demikian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Saat berpuasa, disarankan untuk menggunakan air secukupnya. Ambil air dengan tangan kanan, masukkan ke dalam mulut, lalu kumur secara perlahan tanpa berlebihan. Hindari berkumur terlalu kuat atau terlalu dalam yang berisiko membuat air masuk ke tenggorokan.
Baca Juga: Kemenkop Luncurkan Call Center Nasional Terintegrasi Command Center
Lalu bagaimana jika air tidak sengaja tertelan? Dalam kondisi tersebut, puasa tetap dinyatakan sah dan tidak batal. Namun, jika air sengaja ditelan, maka puasa menjadi batal dan wajib diganti di hari lain. Karena itu, kehati-hatian menjadi hal penting saat berkumur di siang hari Ramadan.
Agar lebih aman, dianjurkan untuk menundukkan kepala sedikit saat berkumur sehingga air lebih mudah dikeluarkan. Pastikan pula tidak ada sisa air yang tertinggal di dalam mulut sebelum melanjutkan rangkaian wudhu.
Dengan memahami tata cara yang tepat, umat Muslim dapat menjalankan wudhu secara sempurna tanpa rasa khawatir. Kunci utamanya adalah berhati-hati dan menjaga niat dalam beribadah.
Editor : Ali Sodiqin