RADARSITUBONDO.ID - Bagi para pecinta kopi, menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan bukan berarti harus sepenuhnya meninggalkan kebiasaan menyeruput kopi.
Kuncinya terletak pada pengaturan waktu konsumsi serta pembatasan porsi agar tidak mengganggu kesehatan maupun kelancaran ibadah.
Waktu paling disarankan untuk minum kopi adalah saat sahur, sekitar 30 hingga 45 menit sebelum imsak. Jeda ini memberi kesempatan bagi kafein untuk terserap tubuh secara optimal sebelum puasa dimulai.
Mengonsumsi kopi terlalu dekat dengan waktu imsak sebaiknya dihindari karena efek diuretiknya dapat memicu rasa haus berlebih sepanjang hari.
Baca Juga: Tiga Pilar Samurai Biru Cedera, Jepang Terancam Tanpa Kekuatan Penuh di Piala Dunia 2026
Sementara itu, saat berbuka puasa, kopi tidak dianjurkan diminum langsung setelah azan magrib. Tubuh membutuhkan waktu untuk mencerna makanan yang masuk setelah seharian berpuasa.
Idealnya, tunggu sekitar 30 menit setelah makan ringan dan minum air putih. Waktu terbaik biasanya berada di kisaran pukul 19.00 hingga 20.00, setelah konsumsi kurma dan hidangan pembuka lainnya.
Dari sisi jumlah, konsumsi kopi sebaiknya dibatasi maksimal dua cangkir per hari—masing-masing satu cangkir saat sahur dan satu cangkir setelah berbuka.
Pilih kopi dengan kadar kafein sedang, sekitar 100 hingga 150 miligram per cangkir. Hindari kopi instan tinggi gula maupun minuman berbasis kopi dengan tambahan susu dan kalori berlebih karena dapat membebani sistem pencernaan.
Baca Juga: Magang Kemensetneg Kuartal II 2026 Dibuka untuk SMK hingga S1
Asupan cairan juga menjadi faktor penting. Untuk mencegah dehidrasi, pastikan kebutuhan air putih tetap tercukupi minimal delapan gelas antara waktu berbuka hingga sahur. Idealnya, setiap satu cangkir kopi diimbangi dengan dua gelas air putih.
Bagi individu yang sensitif terhadap kafein atau memiliki riwayat gangguan lambung, disarankan memilih kopi rendah asam atau varian tanpa kafein (decaf).
Jika muncul keluhan seperti jantung berdebar, sulit tidur, atau perut terasa tidak nyaman, sebaiknya kurangi konsumsi atau hentikan sementara.
Dengan pengaturan jadwal dan porsi yang tepat, kebiasaan minum kopi tetap bisa dijalani tanpa mengganggu ibadah puasa. Disiplin dalam mengatur asupan menjadi kunci agar tubuh tetap bugar selama Ramadan.
Editor : Ali Sodiqin