Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Rambut Rontok Berlebihan? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bayu Shaputra • Selasa, 24 Februari 2026 | 11:30 WIB

ilustrasi rambut rontok.
ilustrasi rambut rontok.

RADARSITUBONDO.ID - Kerontokan rambut menjadi keluhan yang kerap dialami banyak orang, baik pria maupun wanita. Secara medis, kehilangan sekitar 50 hingga 100 helai rambut per hari masih tergolong normal.

Namun, jika jumlah rambut yang rontok melebihi batas tersebut dan terjadi terus-menerus, kondisi ini patut diwaspadai.

Beberapa faktor diketahui menjadi pemicu utama kerontokan rambut. Tingkat stres yang tinggi, pola makan tidak seimbang, serta kekurangan asupan protein dan zat besi dapat melemahkan akar rambut. Selain itu, penggunaan produk perawatan berbahan kimia keras juga berisiko merusak folikel rambut.

Perubahan hormon turut berperan besar, terutama pada perempuan setelah melahirkan maupun saat memasuki masa menopause. Fluktuasi hormon dalam tubuh dapat memengaruhi siklus pertumbuhan rambut sehingga rambut lebih mudah rontok.

 Baca Juga: Kenapa Perut Terasa Lapar Lagi Setelah BAB Usai Sahur?

Untuk mengurangi risiko kerontokan, perawatan dari luar perlu dilakukan secara konsisten. Pemilihan sampo dengan kandungan biotin, keratin, atau kafein dapat membantu memperkuat akar rambut.

Kebiasaan sederhana seperti memijat kulit kepala selama lima menit setiap hari juga bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah dan merangsang pertumbuhan rambut baru.

Selain itu, hindari mengikat rambut terlalu kencang karena dapat memberikan tekanan berlebih pada folikel. Saat rambut dalam kondisi basah, gunakan sisir bergigi jarang dan lakukan dengan lembut guna meminimalkan kerusakan.

 Baca Juga: Olahraga Malam Setelah Ibadah Terawih, Amankah untuk Kesehatan?

Upaya pencegahan juga perlu didukung dari dalam tubuh. Konsumsi makanan tinggi protein seperti telur, ikan salmon, serta kacang-kacangan dapat membantu menjaga kekuatan rambut.

Asupan vitamin E dari alpukat dan bayam berperan dalam memperbaiki jaringan kulit kepala. Sementara itu, zat besi dari daging merah dan kedelai penting untuk mencegah anemia yang sering dikaitkan dengan kerontokan.

Kebutuhan cairan juga tak boleh diabaikan. Minum setidaknya delapan gelas air putih per hari membantu menjaga hidrasi rambut. Jika asupan nutrisi dirasa kurang, suplemen biotin dengan dosis 2,5 miligram per hari dapat menjadi pilihan tambahan.

Meski demikian, ada kondisi tertentu yang memerlukan perhatian medis. Apabila kerontokan disertai munculnya area kebotakan, rasa gatal, atau kemerahan pada kulit kepala, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit.

Pada kasus tertentu, terapi medis seperti penggunaan minoxidil mungkin dibutuhkan untuk mengatasi masalah secara lebih optimal.

Editor : Ali Sodiqin
#Rambut rontok