Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Ramai Pembeli, Usaha Burger Aldi Taher Tuai Perhatian Usai Insiden Penyiraman

Bayu Shaputra • Selasa, 7 April 2026 | 16:06 WIB
Aldi Taher, pemilik Aldi
Aldi Taher, pemilik Aldi's Burger. (YouTube/Ferry Irwandi)

 

RADARSITUBONDO.ID - Usaha kuliner milik Aldi Taher tengah menjadi perhatian publik setelah burger yang dijualnya di kawasan Cempaka Putih laris manis dan diserbu pembeli. Antusiasme masyarakat terlihat dari antrean panjang yang terbentuk dalam beberapa hari terakhir.

Promosi yang dilakukan secara intensif oleh Aldi Taher disebut menjadi salah satu faktor meningkatnya minat pembeli. Lokasi usahanya yang berada di wilayah padat penduduk membuat keramaian sulit dihindari, terutama saat jam sibuk. Sejumlah pembeli bahkan rela menunggu cukup lama demi mendapatkan burger tersebut.

Di tengah tingginya minat masyarakat, sempat terjadi insiden kecil yang kemudian viral di media sosial. Seorang pembeli yang sedang mengantre tiba-tiba terkena siraman air dari arah rumah warga sekitar. Peristiwa itu langsung memicu berbagai reaksi dan spekulasi dari warganet.

Baca Juga: Menang Tipis atas Persita, Persebaya Fokus Benahi Kebugaran Jelang Lawan Persija

Sebagian pihak menduga penyiraman terjadi secara tidak sengaja, kemungkinan saat warga sedang menyiram tanaman dan air mengenai antrean karena posisi selang yang terlalu tinggi. Namun, ada pula yang menilai tindakan tersebut disengaja karena kerumunan pembeli dianggap mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar.

Menanggapi kejadian tersebut, Aldi Taher menyampaikan permintaan maaf kepada warga sekitar atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat aktivitas usahanya.

“Aldi minta maaf sama tetangga kalau usaha Aldi mengganggu lingkungan sekitar,” ujarnya saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Senin (6/4).

Dengan gaya khasnya, Aldi juga menanggapi insiden tersebut dengan candaan. Ia menilai kejadian penyiraman bukan sebagai bentuk kemarahan dari warga. “Itu siraman cinta, semakin disiram semakin cinta,” ceplosnya.

Baca Juga: KPK Dalami Dugaan Keuntungan Ilegal Travel Haji dari Kuota Tambahan 2023-2024

Lebih lanjut, Aldi menegaskan telah menjalin komunikasi dengan pengurus lingkungan setempat, termasuk pihak RT, untuk memastikan kegiatan usahanya tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban dan kenyamanan warga. Ia menyebut hubungan dengan warga sekitar sejauh ini berjalan baik.

“Mereka baik semua kok sama aku, baik semua. Tapi aku jujur minta maaf sama mereka,” katanya.

Aldi Taher juga mengakui bahwa usahanya masih dalam tahap pengembangan dan belum sepenuhnya sempurna. Ia berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan, terutama dalam hal pengaturan antrean dan kenyamanan lingkungan.

Ke depan, ia berharap usaha burger yang dijalankannya tidak hanya diminati pelanggan, tetapi juga tetap selaras dengan kondisi lingkungan sekitar sehingga tidak menimbulkan gangguan bagi warga setempat.

Editor : Bayu Shaputra
#Aldi Taher #Aldis's Burger #Insiden Penyiraman #Cempaka putih