RADARSITUBONDO.ID - Fenomena tak terduga dialami Aldi Taher setelah nomor ponsel pribadinya dibanjiri ribuan pesan WhatsApp. Bukannya didominasi tawaran pekerjaan di dunia hiburan, pesan yang masuk justru mayoritas berisi pesanan burger dari bisnis kuliner yang ia jalankan.
Peristiwa ini bermula ketika Aldi Taher tampil sebagai bintang tamu dalam program Marapthon. Dalam kesempatan tersebut, ia membagikan nomor ponsel pribadinya dengan harapan memudahkan pihak yang ingin mengundangnya bernyanyi. Namun, ekspektasi tersebut meleset jauh dari kenyataan.
Nomor yang seharusnya digunakan untuk keperluan profesional justru menyebar luas di masyarakat. Banyak orang memanfaatkannya bukan untuk urusan manggung, melainkan untuk memesan burger secara langsung. Lonjakan pesan pun terjadi dalam waktu singkat hingga mencapai sekitar 10 ribu chat WhatsApp.
Baca Juga: Prabowo Subianto Bertolak ke Moskow, Bahas Energi dan Geopolitik dengan Putin
Dalam video yang diunggah di media sosial, Aldi Taher mengaku tidak menyangka respons publik akan sebesar itu dan melenceng dari tujuan awal. Ia pun menyampaikan permohonan kepada masyarakat agar tidak lagi mengirimkan pesan berlebihan ke nomor pribadinya.
"Gue minta tolong banget cintaku, sayangku, semuanya. Tolong jangan spam ke nomor pribadi untuk undang nyanyi yang 0812-1212 itu, yang sempat gue share di Marapthon," pinta Aldi Taher.
Ia menegaskan bahwa nomor tersebut berkaitan langsung dengan aktivitas pekerjaannya di industri hiburan. Karena itu, penggunaan nomor di luar kepentingan tersebut dinilai mengganggu.
Baca Juga: Justin Hubner Jadi Sorotan Usai Tekel Keras Bikin Kaki Holtby Robek
Terkait pesanan burger, Aldi Taher mengarahkan masyarakat untuk datang langsung ke lokasi usahanya, yakni Aldi's Burger Cempaka Putih. Ia berharap cara tersebut lebih efektif dibandingkan memesan melalui nomor pribadinya.
"Kalau pesan burger langsung saja datang ke Aldi's Burger Cempaka Putih, please!" lanjutnya.
Dampak dari membludaknya pesan tersebut cukup serius. Aldi Taher mengungkapkan bahwa ponselnya mengalami gangguan hingga tidak dapat digunakan secara normal. Banyaknya pesan yang masuk dalam waktu bersamaan membuat sistem perangkatnya tidak mampu menampung.
"Handphone jadi eror, nggak kasihan sama gue? Bismillah gue buat cari uang buat pengobatan ibu, buat istri, buat anak gue sekolah. Punten banget ya," kata Aldi Taher dengan nada memohon.
Akibat kondisi itu, ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada para klien yang belum mendapatkan respons. Ia menegaskan bahwa keterlambatan tersebut bukan karena mengabaikan, melainkan karena kendala teknis pada perangkatnya.
Baca Juga: Larangan Siswa Bawa Motor Tuai Protes! Dispendikbud Situbondo Diminta Jangan Asal Putuskan
Sebagai solusi sementara, Aldi Taher meminta klien untuk menghubunginya melalui pesan langsung ke akun Instagram milik istrinya agar komunikasi tetap berjalan lancar.
"Ke situ dulu karena handphone aku nggak bisa dibaca. 10 ribu WA yang masuk, Allahu akbar," tandasnya.
Editor : Bayu Shaputra