Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Lee Young Ji Minta Maaf Usai Unggahan Rambut Merah Dikaitkan dengan Pemilu Korea Selatan

Bayu Shaputra • Selasa, 2 Juni 2026 | 14:38 WIB
Lee Young Ji. (Instagram/youngji_02)
Lee Young Ji. (Instagram/youngji_02)

 

RADARSITUBONDO.ID - Lee Young Ji menyampaikan permintaan maaf secara langsung setelah unggahan terbarunya di Instagram memicu kontroversi di tengah suasana pemilihan umum Korea Selatan.

Penyanyi dan rapper tersebut menjadi sorotan publik setelah membagikan foto yang menampilkan penampilan barunya dengan rambut berwarna merah, yang kemudian dinilai sebagian pihak memiliki makna politis menjelang hari pemungutan suara.

Kontroversi bermula ketika Lee Young Ji mengunggah foto melalui Instagram Stories yang memperlihatkan dirinya mengenakan kaos dengan rambut yang baru diwarnai merah.

Dalam unggahan tersebut, ia juga menambahkan lagu berjudul REDRED milik CORTIS sebagai latar musik. Melengkapi unggahannya, Lee Young Ji menuliskan keterangan, “Warna rambutku cantik, kan? Ini baru.”

Baca Juga: Donald Trump Sebut Israel dan Hizbullah Setuju Akhiri Permusuhan, Tidak Ada Pasukan ke Beirut

Unggahan tersebut muncul hanya beberapa hari sebelum pelaksanaan pemilihan umum Korea Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada 3 Juni.

Situasi tersebut membuat sebagian warganet menilai bahwa penonjolan warna merah dalam unggahan tersebut berpotensi menimbulkan interpretasi politik tertentu.

Di Korea Selatan, warna sering kali dikaitkan dengan identitas partai politik, sehingga penggunaan warna tertentu pada masa kampanye maupun menjelang pemungutan suara kerap menjadi perhatian publik.

Tidak sedikit pihak yang mengungkapkan kekhawatiran bahwa unggahan Lee Young Ji dapat dipahami sebagai bentuk dukungan terhadap salah satu kubu politik.

Meskipun tidak ada pernyataan politik yang disampaikan secara langsung dalam unggahan tersebut, kombinasi warna rambut merah, lagu yang dipilih, serta waktu publikasi dinilai cukup sensitif di tengah suasana pemilu.

Menyadari munculnya berbagai reaksi dan interpretasi dari publik, Lee Young Ji segera menghapus unggahan tersebut. Pada malam harinya, ia kembali mengunggah Instagram Stories yang menampilkan swafoto terbaru dengan rambut berwarna hitam.

Melalui unggahan tersebut, Lee Young Ji menyampaikan penjelasan sekaligus permintaan maaf kepada publik dan para penggemarnya. Ia mengakui bahwa unggahan sebelumnya merupakan tindakan yang tidak tepat dilakukan pada momen yang sensitif seperti menjelang pemilu.

“Kalian pasti merasa terkejut kemarin karena saya mengunggah cerita yang sangat tidak tepat waktu,” tulisnya.

Baca Juga: Ruxi Beberkan Putusan FIFA soal Gaji yang Belum Dibayarkan PSIS Semarang

Lee Young Ji menjelaskan bahwa dirinya mengetahui reaksi publik setelah menerima berbagai pesan melalui Instagram. Menurutnya, masukan yang diterima membuat dirinya merasa bersalah dan berupaya memperbaiki keadaan secepat mungkin.

“Orang-orang memberitahu melalui pesan Instagram, dan saya merasa menyesal dan ingin memperbaiki situasi sebisa mungkin, sehingga aku mewarnai rambut, itulah sebabnya penjelasan ini terlambat,” tulisnya.

Penyanyi yang dikenal melalui berbagai program hiburan dan aktivitas musik tersebut juga mengungkapkan bahwa keinginannya untuk berkomunikasi dengan penggemar membuatnya kurang mempertimbangkan situasi yang sedang berlangsung di negaranya.

“Dalam masa pemilu ini, keinginan saya untuk berkomunikasi dengan penggemar membuatku tidak berpikir jernih,” ungkapnya.

Baca Juga: Seskab Teddy Bantah Kunjungan Luar Negeri Prabowo Seremonial, Sebut Banyak Hasil Nyata untuk Indonesia

Lebih lanjut, Lee Young Ji menegaskan bahwa dirinya tidak ingin berlindung di balik alasan ketidaktahuan. Ia memilih untuk mengakui kesalahannya dan menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan pembelajaran pribadi.

Sang idol mengatakan bahwa dirinya tidak akan bersembunyi di balik alasan pengecut bahwa ia tidak mengetahuinya. Ia menyatakan akan mengambil pelajaran dari kejadian tersebut dan melakukan refleksi atas tindakannya.

Permintaan maaf tersebut mendapat perhatian luas dari publik Korea Selatan. Kasus ini kembali menunjukkan tingginya sensitivitas masyarakat terhadap berbagai simbol yang berpotensi dikaitkan dengan politik, terutama pada periode menjelang pemilihan umum.

Figur publik, termasuk selebritas dan idol K-Pop, kerap berada dalam sorotan karena setiap unggahan di media sosial dapat memunculkan berbagai interpretasi dari masyarakat.

Melalui klarifikasi yang disampaikan, Lee Young Ji berharap kesalahpahaman yang muncul dapat diluruskan. Ia juga menunjukkan kesediaannya untuk bertanggung jawab atas tindakannya dengan memberikan penjelasan secara terbuka kepada penggemar dan publik.

Baca Juga: Ngaku TNI, Oknum Prada AL di Situbondo Diduga Aniaya Penjual Motor hingga Gigi Copot

Kontroversi tersebut menjadi pengingat bahwa aktivitas di media sosial, terutama yang dilakukan figur publik dengan jutaan pengikut, dapat memperoleh perhatian besar dan memiliki dampak luas.

Di tengah momentum politik yang sensitif, setiap unggahan berpotensi dibaca dalam berbagai perspektif, termasuk yang tidak pernah dimaksudkan oleh pemilik akun.

Editor : Bayu Shaputra
#Lee Young Ji #Pemilu Korea