Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Dinkes Situbondo Diminta Lakukan Ini, Puluhan Honorer Nakes Datangi Gedung Dewan

Iwan Feriyanto • Kamis, 14 Maret 2024 | 21:15 WIB
DIALOG: Sejumlah anggota FKHN menyampaikan aspirasi kepada ketua komisi IV DPRD Situbondo, Rabu (13/3).
DIALOG: Sejumlah anggota FKHN menyampaikan aspirasi kepada ketua komisi IV DPRD Situbondo, Rabu (13/3).

RadarSitubondo.id – Forum koordinasi honorer nakes dan non nakes (FKHN) mendatangi kantor DPRD Situbondo, Rabu (13/3).

Mereka meminta anggota dewan mendorong dinas kesehatan (Dinkes) Situbondo menambah kuota rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Ada puluhan anggota FKHN yang mendatangi kantor DPRD Situbondo.

Mereka yang meliputi perawat, bidan, sanitarian, laboratorium dan analis itu berharap para wakil rakyat dapat menjembatani aspirasi penambahan kuota rekrutmen ASN PPPK kepada Dinas Kesehatan (Dinkes). Sehingga para honorer memiliki peluang besar untuk bisa lolos.

Ketua FKHN Situbondo, Vendra Agung mengatakan, kuota rekrutmen PPPK yang disediakan Dinkes pada tahun ini hanya 50 orang.

Sedangkan jumlah nakes yang masih honorer hingga saat ini totalnya ada 2.050 orang.

"Kami berharap kuota rekrutmen PPPK tidak hanya 50 orang, melainkan lebih banyak lagi," ujarnya setelah menggelar audiensi di gedung dewan.

Vendra menyatakan, kuota yang disediakan itu sangat jauh dari harapan para tenaga honorer. Bahkan sangat minim sekali yang nantinya bisa lolos dan diangkat sebagai ASN.

Mereka berharap dapat diangkat setelah mengabdi puluhan tahun.

“Kita ada yang sudah puluhan tahun mengabdi sebagai tenaga honorer. Ada juga yang lebih lama. Maka harapan ada pengangkatan setelah lama mengabdi sebagai tenaga kesehatan honorer,” jelasnya.

Vendra menyampaikan, seharusnya Dinkes Situbondo dapat menyediakan kuota ASN-PPPK setara dengan kuota yang disediakan untuk tenaga pendidik.

Sehingga mereka yang lolos seleksi lebih besar dari pada yang masih belum lolos tes PPPK.

“Terjadi ketimpangan jumlah tenaga pendidik dan tenaga kesehatan. Maka harapan dari kami adalah Dinkes menambah jumlah kuota yang lebih besar lagi,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Situbondo, Sahlawi mengatakan, sudah mendengarkan seluruh aspirasi yang disampaikan para nakes.

Salah satu aspirasi itu berupa penambahan jumlah kuota rekrutmen ASN-PPPK yang dilakukan Dinkes.

“Semua aspirasi sudah kami tampung. Seperti permintaan adanya penambahan kuota rekrutmen itu kami sudah tampung,” jelasnya.

Sahlawi menyatakan, akan segera menindaklanjuti aspirasi tersebut. Ini penting dilakukan sebelum proses seleksi dilaksanakan. Sehingga harapan para tenaga honorer nakes bisa tercapai.

“Nanti akan kami sampaikan kepada Dinas Kesehatan. Agar kuota yang disediakan saat ini bisa ditambah lagi,” pungkasnya. (wan/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#honorer #dinkes #asn #DPRD Situbondo #nakes