RadarSitubondo.id – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jangkar, Situbondo, mengusulkan tambahan kapal kepada pemerintah pusat.
Sebab, jumlah pemudik yang akan menuju ke kepulauan Madura tahun ini diperkirakan mencapai belasan ribu orang. Harapannya warga yang akan pulang kampung itu tidak lama antre di pelabuhan.
Wakil Koordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar, Ahmad Rozikin menjelaskan, usulan penambahan kapal feri untuk penyeberangan dari Pelabuhan Jangkar ke beberapa kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura, menjadi pertimbangan khusus.
Hal ini dibutuhkan untuk mengantisipasi membeludaknya para pemudik.
"Usulan kapal perbantuan untuk arus mudik Lebaran tahun ini sudah kami sampaikan ke pemerintah pusat. Harapannya bisa terealisasi, karena ini untuk kepentingan kelancaran arus mudik," ujarnya, Jumat (22/3).
Menurut Rozikin, selama ini ada tiga unit armada kapal feri beroperasi di lintasan penyeberangan Jangkar-Madura, yakni KMP Mugiyango Hulalo rute Jangkar-Kalianget-Kangean.
Kemudian, KMP Wicitradharma I rute Jangkar-Sapudi-Kalianget. Terakhir KMP Dharma Kartika rute Jangkar-Raas-Kalianget.
"Tiga kapal yang disediakan untuk mengangkut para pemudik diperkirakan masih kurang. Maka kami segera mungkin mempersiapkan kapal lain agar lebih memudahkan calon penumpang," jelasnya.
Dikatakan, bahwa dari pengalaman mudik Lebaran tahun lalu, kondisi di Pelabuhan Jangkar didominasi pemudik dari Pulau Bali tujuan Pulau Raas (Madura). Diperkirakan ada 15 ribu orang yang akan pulang kampung ke Madura.
"Oleh karena itu, sangat dibutuhkan kapal perbantuan untuk lintasan Jangkar ke Madura, khususnya bagi pemudik tujuan Pulau Raas. Karena antusias penumpang tujuan Raas cukup besar," katanya.
Selain itu, Rozikin mengatakan, Pelabuhan Jangkar juga melayani angkutan penyeberangan dari Jangkar ke Lembar Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Ada tujuh unit armada kapal feri yang beroperasi. Seperti kapal KMP Trimas Laila, KMP Tunju Partama Kaya 5888 dan KMP Marisa Nusantara. Kemudian, KMP Dharma Ferry IX, KMP Swarna Cakar, KMP Parna Kaliyani dan KMP Jatra II.
"Satu kapal masih proses perbaikan. Sedangkan enam unit kapal feri lainnya sudah dinyatakan layak untuk melayani para pemudik," pungkasnya. (wan/pri)
Editor : Edy Supriyono