RadarSitubondo.id - Kabupaten Situbondo sangat lekat dengan sejarah perjuangan bangsa.
Kabupaten Situbondo sebelumnya dikenal dengan nama Panarukan, hingga kemudian pemerintahan Panarukan diubah menjadi Situbondo.
Salah satu simbol perjuangan bangsa yang sangat melekat dengan Situbondo adalah pembangunan jalan sepanjang 1000 KM dari Anyer, Banteng, ke Panarukan, Situbondo.
Dimana titik 0 KM-nya berada di Anyer Jawa Barat dan titik 1000 KM berada di Situbondo.
Menurut sumber sejarah, saat itu baksa pribumi dipaksa melakukan pembangunan jalan.
Bahkan mereka mengalami kekerasan hingga banyak yang meninggal dunia dalam pengerjaannya.
Jalan yang dibangun pada masa pemerintahan Gubernur Herman Willem Daendels tersebut membuat ribuan orang tewas karena kerja rodi.
Dikutip dari Bappeda Situbondo, setidaknya ada ada 24.000 korban meninggal hingga pembangunan jalan ini selesai.
Jumlah itu belum termasuk jumlah korban yang tidak terdata dalam sejarah.
Untuk mengenang sejarah kelam tersebut maka didirikanlah monumen tugu Anyer - Panarukan 1000 KM.
Selain sebagai titik 1000 KM Anyer - Panarukan, monumen yang terletak di Desa Wringinanom itu juga mengenang para warga pribumi yang gugur saat pembangunan jalan itu. (*)
Editor : Ali Sodiqin