Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Sejarah Rompi Warna Orange KPK, Ada Filosofi Maknanya, Identik dengan Kolonial?

Muhammad Khoirul Rizal • Senin, 1 Juli 2024 | 01:37 WIB
Para tahanan KPK menggunakan rompi orange. (Jawa Pos)
Para tahanan KPK menggunakan rompi orange. (Jawa Pos)

RadarSitubondo.id - Tidak sedikit orang yang mempertanyakan mengapa KPK memberi warna orange pada rompi tahanan.

Tahanan KPK alias koruptor mengenakan rompi orange sebagai pengenal bahwa mereka telah melakukan tindak pidana korupsi.

Mulanya, rompi tahanan KPK berwarna putih, namun akhirnya warna tersebut diganti menjadi warna orange.

Warna putih dinilai merupakan kesucian, bertolak belakang dengan perbuatan para koruptor.

Karena hal tersebutlah yang kemudian rompi untuk tahanan KPK diganti menjadi orange.

Dilansir dari laman resmi KPK, transformasi warna ini berubah saat pimpinan KPK saat itu, Bambang Widjojanto, memilih warna orange untuk tahanan KPK.

Menurutnya, dengan warna orange dianggap mudah dikenali bahwa yang memakai warna tersebut adalah koruptor.

Warna orange kemudian identik dengan warna para tahanan KPK.

"Alasan dipilihnya warna orange adalah agar para koruptor diketahui masyarakat bahwa mereka merupakan tahanan KPK," katanya.

Jika melihat sejarah, para kolonialis Belanda juga sangat identik dengan warna orange.

Dikutip dari artikel Stekom, warna orange Belanda berasal dari Dinasti Oranje-Nassau. Kata Oranje itulah kemudian menjadi bahasa baku orange.

Pada dinasti tersebut, Wilhelm van Oranje merupakan tokoh perjuangan kemerdekaan Belanda saat melawan Spanyol.

Dari masa peperangan itulah, Belanda kemudian juga berlayar untuk sampai ke Nusantara.

Dari sejarah itulah warna orange mempunyai hubungan erat dengan Belanda. Bahkan, Belanda dijuluki negeri van Oranje.

Belanda dengan kebangaan warna orange menjadi duka saat perlawanan para pejuang Indonesia melawan Belanda.

Sementara di Indonesia, warna orange digunakan sebagai semangat untuk menghina kolonial dengan memakaikan warna tersebut pada tahanan KPK atau koruptor. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#IdenTIK #kpk #kolonial #tersangka #Orange #rompi