Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Indonesia Cetak Sejarah, Masinis Lokal Sukses Operasikan Kereta Cepat Whoosh Hingga 350 Kilometer per Jam

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 1 Agustus 2024 | 01:00 WIB
Masinis Indonesia mulai mampu mengoperasikan kereta cepat Whoosh secara mandiri.
Masinis Indonesia mulai mampu mengoperasikan kereta cepat Whoosh secara mandiri.

RadarSitubondo.id - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengumumkan pencapaian besar. Masinis asal Indonesia kini mampu mengoperasikan kereta cepat Whoosh hingga kecepatan 350 kilometer per jam. Ini menandakan kesiapan Indonesia dalam mengelola teknologi kereta cepat secara mandiri.

Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary KCIC, menyatakan bahwa pencapaian ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) Indonesia di bidang perkeretaapian. "Ini bukti bahwa proses alih pengetahuan dari profesional Tiongkok ke SDM Indonesia berjalan lancar," kata Eva dalam keterangan resminya di Bandung, Selasa (30/7).

Masinis Indonesia telah sepenuhnya mengoperasikan kereta cepat Whoosh pada kondisi perjalanan tanpa penumpang dengan pendampingan dari para pengajar. KCIC berkomitmen untuk terus meningkatkan program pelatihan dan transfer pengetahuan agar seluruh aspek operasional dan perawatan kereta cepat dapat dilakukan oleh tenaga kerja lokal.

Selama pelatihan, masinis Indonesia dibantu oleh penerjemah untuk memastikan pengetahuan yang diberikan oleh profesional Tiongkok dapat dipahami dengan baik. “Ini agar SDM Indonesia dapat membagikan pengetahuan tersebut dan meningkatkan kompetensi generasi mendatang,” tambah Eva.

Sebanyak 39 dari 72 masinis Indonesia telah memasuki tahap kedua pelatihan kerja. Pada tahap pertama, mereka mengobservasi proses kerja masinis profesional. Di tahap kedua, mereka mulai mengoperasikan Whoosh di Depo Tegalluar dan kereta konfirmasi dari Halim ke Tegalluar.

Secara keseluruhan, 600 pegawai lokal tengah mengikuti proses transfer pengetahuan di berbagai bidang seperti operasional kereta, perawatan sarana dan prasarana. "Pencapaian ini adalah bukti nyata komitmen KCIC dalam mengembangkan SDM lokal dan memastikan keberhasilan proyek kereta cepat Whoosh di Indonesia," pungkas Eva. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#masinis #indonesia #KCIC