Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Di Luar Dugaan, Gaji Orang Tua Marisa Putri Mahasiswi yang Tabrak Penjual Sayur, Ini Profesi Ayahnya

Muhammad Khoirul Rizal • Rabu, 7 Agustus 2024 | 20:06 WIB
Permintaan maaf Marisa Putri.
Permintaan maaf Marisa Putri.

RadarSitubondo.id - Benar-benar tidak habis pikir dengan ulah salah satu mahasiswi di Pekanbaru.

Mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Pekanbaru itu beberapa hari terakhir trending di media sosial.

Khususnya di X, nama Marisa Putri trending lantaran kasus yang dialaminya.

Marisa diketahui menabrak seorang ibu-ibu penjual sayur pada Sabtu pagi lalu (3/8).

Berdasarkan keterangan dari Unit Lantas Polrestabes Pekanbaru, Marisa dinyatakan positif narkoba.

Bahkan saat menyetir ia dalam pengaruh pil ekstasi. Marisa tidak sadar mobilnya menabrak ibu-ibu penjual sayur.

Saat itu, ibu-ibu berusia 47 tahun itu baru pulang belanja dari pasar. Marisa yang baru saja pulang dugem langsung menabraknya dari belakang.

Ia tidak sadar bahwa mobilnya telah menyeret korban sejauh 50 meter hingga meregang nyawa.

Marisa diketahui merupakan seorang mahasiswi yang berusia 21 tahun. Ia terkenal hidup hedon karena sering pergi ke klub malam.

Namun siapa sangka, berdasarkan penelusuran rupanya gaji orang tua Marisa tidak seperti yang dibayangkan.

Dikutip dari Solobalapan, diketahui orang tua Marisa berprofesi sebagai seorang petani.

Baca Juga: Perlu Dicatat! Ini Gejala Umum Penyakit Angin Duduk Beserta Penjelesnnya

"Bapak petani penghasilan 2-5 juta, ibu pendidikan terakhir SMP, tapi punya mobil raize," tulis keterangan di Solobalapan yang dikutip RadarSitubondo.id, Selasa (6/8).

"Keluarganya itu tinggal di kampung, keadaan orang tuanya adeknya. Dia paling tua katanya dia kerja manajer," lanjut keterangan.

Sekedar diketahui, usai dugem, Marisa Putri viral usai dirinya menabrak seorang ibu-ibu di Pekanbaru. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#menabrak #orang tua #ibu-ibu #gaji #petani #mahasiswi #hedon #profesi #meninggal dunia #penjual sayur #pekanbaru #marisa putri