Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Kisah KHR As'ad Sukorejo Mengusir Penjajah, Saat Remaja Sudah Bergerilya Melawan Serdadu Jepang

Muhammad Khoirul Rizal • Rabu, 14 Agustus 2024 | 16:03 WIB
Alm. KHR As
Alm. KHR As

RadarSitubondo.id – KHR As'ad Syamsul Arifin merupakan pendiri dan pengasuh pondok pesantren (ponpes) Sukorejo, Situbondo.

KHR As'ad merupakan pengasuh kedua. Kiai As'ad muda saat itu menggantikan ayahnya, KHR Syamsul Arifin, untuk memimpin pesantren.

Di bawah kepemimpinan KHR As'ad, Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah sangat pesat.

Hal itu terbukti dengan berdirinya beberapa lembaga pendidikan mulai dari dasar hingga menengah.

Namun, di masa penjajahan, Kiai As'ad tidak hanya menjadi pengasuh, ia juga turut serta berjuang mengusir penjajah.

Dilansir dari media sosial NU Online, disebutkan bahwa Kiai As’ad juga turun gunung bergerilya berjuang mengusir penjajah Jepang.

Bahkan Kiai As'ad saat masih remaja sudah memimpin para pejuang lainnya untuk melakukan gerilya.

Kiai As'ad berjuang bersama sepupunya yakni KH Abdus Shomad. Kiai As'ad berjuang bersama kiai lain dan para santri.

Mereka menyusun pergerakan yang dipadukan dengan kekuatan rakyat dan para santri untuk melawan penjajah Jepang.

Sosok Kiai As'ad sangat berkharisma, sehingga disegani masyarakat yang berada di kawasan Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Probolinggo, Jember, Lumajang, dan Pasuruan.

Melawan penjajah, tiga laskar yaitu Sabilillah, Hizbullah, dan Pelopor semua mentaati strategi dari Kiai As'ad.

Kala itu, pasukan yang dipimpinnya bisa mengatasi para penjajah Jepang dan membuat mereka ciut nyali. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#salafiyah syafi'iyah #Sabilillah #Laskar #pahlawan nasional #kiai as'ad #Pengasuh #hizbullah #santri aa gym #usir penjajah #pesantren sukorejo #KHR As'ad Syamsul Arifin #Kiai Syamsul #Serdadu #jepang #ponpes sukorejo #KHR Syamsul Arifin #pelopor