Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

UNDIP Semarang Bantah Mahasiswa PPDS Bunuh Diri karena Berkaitan dengan Perundungan

Muhammad Khoirul Rizal • Jumat, 16 Agustus 2024 | 20:51 WIB
Universitas Diponegoro. (undip.ac.id)
Universitas Diponegoro. (undip.ac.id)

RadarSitubondo.id - Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang trending, Jumat pagi (16/8).

Universitas terbaik di Jawa Tengah tersebut akhirnya buka suara soal dugaan perundungan yang membuat satu mahasiswanya meninggal dunia.

Korban adalah dr. Aulia Risma Lestari seorang mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di UNDIP.

Ia bunuh diri dengan cara menyuntikkan cairan berbahaya ke tubuhnya.

Kemenkes, sempat membuat pres rilis bahwa korban mengalami perundungan sehingga memilih untuk mengakhiri hidupnya.

Akan tetapi, hal tersebut dibantah oleh UNDIP, melalui siaran pers yang ditandatangani langsung oleh rektor UNDIP, Suharnomo.

"Mengenai pemberitaan meninggalnya almarhumah berkaitan dengan dugaan perundungan yang terjadi, dari investigasi internal kami hal tersebut TIDAK BENAR," tulis siaran resmi UNDIP.

Menurut keterangan tersebut dr. Aulia meninggal karena penyakit yang dideritanya.

Bukan karena bunuh diri akibat perundungan atau bullying yang ia terima.

"Almarhumah mempunyai problem kesehatan yang dapat mempengaruhi proses belajar yang sedang ditempuh," tambah siaran tersebut.

Sebelumnya, sempat ramai dugaan perundungan yang dialami oleh dr.Aulia selama menempuh pendidikan di UNDIP. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#mahasiswi #perundungan #undip #dokter muda #kedokteran #universitas diponegoro #semarang