RadarSitubondo.id - Nama KHR As'ad Syamsul Arifin tidak hanya terkenal di wilayah tapal kuda Jawa Timur saja.
Pendiri sekaligus pengasuh kedua Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo tersebut juga dikenal seantero negeri.
Hal itu karena tidak lepas dari perjuangan dan jasa-jasa Kiai As'ad sebagai pahlawan nasional RI.
KHR As'ad Syamsul Arifin berperan besar dalam merebut kemerdekaan dan mengusir penjajah.
Keberaniannya melakukan perang gerilya bersama pasukan sabilillah menjadi teladan bagi generasi muda.
Putra dari KHR Syamsul Arifin ini tidak hanya sebagai pengasuh pesantren dan mengajar para santri saja.
Lebih dari itu, Kiai As’ad dikenal sebagai mediator berdirinya Nahdlatul Ulama (NU).
KH Kholil Bangkalan mengutus Kiai As’ad khusus menuju Jombang guna membawa isyarat restu sang guru untuk berdirinya organisasi keagamaan ini.
Saat masih muda, ia dengan sabar membabat semak-semak belukar yang angker demi membantu ayahnya membangun pesantren.
Karena dahulu Ponpes yang dibangun ayah KHR As'ad merupakan hutan lebat di ujung timur Situbondo.
Saat itu, hutan tersebut yang merupakan persinggahan binatang-binatang buas itu kemudian dibabat hingga menjadi gubuk-gubuk mungil yang digunakan sebagai tempat tinggal dan tempat mengaji. (*)
Editor : Ali Sodiqin