RadarSitubondo.id - Nama KHR As'ad Syamsul Arifin sudah tidak asing lagi, selain sebagai pendiri dan pengasuh Ponpes Sukorejo, Kiai As'ad juga sebagai pahlawan nasional.
Jasa-jasanya dalam mengusir penjajah dengan Laskar Sabilillah yang dipimpinnya membuat KHR As'ad dianugerahi gelar pahlawan nasional pada tahun 2016 lalu.
Pendiri sekaligus pengasuh Ponpes Sukorejo tersebut bahkan tidak hanya mengajar santri semasa hidupnya.
Dilansir dari laman resmi pesantren, KHR As'ad juga dikenal sebagai tokoh karena pernah menduduki jabatan penting.
Berikut adalah beberapa karir dan organisasi Kiai As'ad yang berhasil dirangkum RadarSitubondo.id.
Setelah pemilu 1955, Kyai As’ad menjadi anggota konstituante sampai tahun 1959. Kemudian pada tahun 1971, Kyai As’ad menjadi DPRD Kabupaten Situbondo dan pada tahun 1977 beliau mendukung PPP karena NU saat itu mendukung PPP serta. Rois Am NU 1983.
Sosok KHR As'ad di pesantren sendiri merupakan pendiri dan pengasuh.
Bersama ayahnya yaitu KHR Syamsul Arifin, ia membabat hutan belantara di Situbondo timur untuk membangun pesantren.
Saat itu, pondok Sukorejo hanya berupa pondok dari anyaman bambu dan hanya beberapa santri saja yang menetap.
Setelah KHR Syamsul wafat, kepemimpinan pondok diteruskan oleh KHR As'ad Syamsul Arifin. (*)
Editor : Ali Sodiqin