Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Sejarah Singkat Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo

Redaksi • Selasa, 22 Oktober 2024 | 02:20 WIB
Suasana peringatan hari santri di Pondok Pesantren Salafiyah Safi
Suasana peringatan hari santri di Pondok Pesantren Salafiyah Safi

RadarSitubondo.id - Provinsi Jawa Timur mempunyai banyak pesantren yang berada di berbagai kabupaten/kota. Bahkan beberapa kabupaten mendapat julukan Kota Santri karena terdapat banyak pesantren. Situbondo adalah salah satu kabupaten yang mendapat julukan sebagai Kota Santri.

Hal ini karena Situbondo memiliki dua pesantren besar dan sangat terkenal di tanah air. Yaitu Pondok Pesantren Salafiah Syafi’iyah Sukorejo di Kecamatan Banyuputih dan Pondok Pesantren Walisongo yang ada di Kelurahan Mimbaan, Panji.

Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo adalah salah satu pondok pesantren tertua di Jawa Timur yang didirikan pada tahun 1908 oleh KHR Syamsul Arifin bersama putranya KHR As’ad Syamsul Arifin. Saat ini Ponpes Sukorejo menampung 24.713 santri putra dan putri dari berbagai daerah dan kota di Indonesia.

Dalam satu tahun, ada satu kegiatan yang dilaksanakan santri. Seluruh jajaran pengurus pesantren untuk mengenang kembali pejuang-pejuang yang berkorban untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Peringatan itu disebut Hari Santri Nasional.

Peringatan Hari Santri bermakna agar kita selalu bermuhasabah diri, memperbaiki kualitas pribadi demi kemajuan bangsa Indonesia untuk ke depannya.

Peringatan Hari Santri merujuk pada peristiwa resolusi jihad yang dikeluarkan oleh Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Resolusi ini berisi seruan kewajiban berjihad untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia melawan penjajah.

Atas dasar itulah, maka pada tahun 2015 Presiden Joko Widodo menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional. Penetapan itu tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri.

Mengingat sejarah itu sangat penting. Dari sejarah kita akan mendapatkan ilmu dan wawasan yang begitu luas. Ingatan sejarah akan memberikan bekal ilmu pada zaman yang modern ini. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #pondok pesantren #Resolusi Jihad yang difatwakan KH Hasyim Asyari #pesantren sukorejo #kota santri #KH Hasyim Asy'ari #hari santri nasional