Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

1.654 Bantalan Rel di Jalur Kereta Diganti, Bukan Kayu dan Besi, Seperti Ini Bahan yang Digunakan

Fredy Rizki Manunggal • Kamis, 24 Oktober 2024 | 19:38 WIB
GANTI BAHAN: KAI Daop 9 mengganti ribuan material bantalan rel di jalur kereta Kalibaru.
GANTI BAHAN: KAI Daop 9 mengganti ribuan material bantalan rel di jalur kereta Kalibaru.

RadarBanyuwangi.id – Material bantalan rel kereta api di wilayah Daop 9 Jember terus direvitalisasi. Sejak 2022 hingga Oktober 2024, sudah ada 2.512 landasan rel berbahan kayu yang diganti dengan landasan berbahan sintetis.

Pergantian ini merupakan bagian dari peningkatan keselamatan perjalanan kereta api yang dilakukan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember.

Selain itu, sebagai upaya mendukung keberlangsungan serta pelestarian lingkungan dengan mengurangi bantalan rel kereta berbahan kayu.

Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, selama ini KAI Daop 9 Jember memakai tiga jenis bantalan rel, yaitu bantalan kayu, bantalan besi, dan bantalan beton.

Bantalan beton digunakan pada mayoritas jalur di wilayah Daop 9 Jember. Sedangkan untuk bantalan besi digunakan pada jalur simpan dan bantalan kayu digunakan pada jembatan dan wesel (perangkat pemindah jalur).

”Sejak pertengahan 2022 hingga Oktober 2024, di wilayah Daop 9 Jember terdapat 44 jembatan kereta api yang sudah dilakukan penggantian dengan total bantalan sintetis yang digunakan sebanyak 2.512 batang,” kata Cahyo.

Dia menambahkan, bantalan sintetis merupakan teknologi yang sudah dikembangkan dan diterapkan di perkeretaapian Jepang sejak tahun 1980.

Dipilihnya bantalan sintetis menggantikan bantalan kayu karena memiliki beberapa kelebihan.

Salah satunya yakni kemampuan peredaman yang sama seperti bantalan kayu, namun tahan terhadap semua bahan kimia seperti oli dan solar. Perawatannya juga mudah dengan biaya lebih rendah.

Kelebihan lain dari bantalan sintetis yakni memiliki usia pakai lebih dari 50 tahun serta dapat didaur ulang.

”Tahun 2024, KAI Daop 9 Jember mendatangkan 1.654 batang bantalan rel sintetis untuk menggantikan bantalan kayu yang selama ini masih banyak digunakan pada jembatan-jembatan kereta api,” beber Cahyo.

Cahyo mengatakan, bantalan rel memiliki fungsi yang sangat vital dalam menunjang keselamatan perjalanan kereta api.

Fungsi bantalan rel di antaranya untuk menjaga lebar rel agar tidak berubah, meredam getaran dan suara, menjaga keseimbangan, serta membagi beban kereta api ke tanah sehingga tidak menimbulkan kerusakan tanah.

”Penggunaan bantalan sintetis sebagai pengganti bantalan kayu, bisa meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api. Juga menambah kenyamanan para penumpang karena kebisingan saat melalui jembatan juga akan berkurang,” tandas Cahyo. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#kayu #rel kereta api #besi #bantalan rel #sintetis