RADAR SITUBONDO - Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah memutuskan mundur dari jabatannya sebagai utusan khusus presiden.
Ia sebelumnya menjabat sebagai utusan khusus presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.
Namun beberapa waktu belakangan nama Gus Miftah menjadi sorotan hangat di media sosial.
Itu tidak lepas karena sikapnya saat memberikan ceramah mengolok-olok penjual es teh.
Sebagai pemuka agama dan utusan khusus presiden, sikapnya dianggap tidak pantas.
Alhasil dirinya banjir kritikan publik, Miftah akhirnya mengundurkan diri sebagai utusan presiden sebagai bentuk tanggung jawabnya.
Namun soal pengganti Gus Miftah, Prabowo masih belum menentukan siapa yang akan mengisi posisi tersebut.
Presiden Prabowo menyatakan bahwa pemerintah akan segera mencari sosok yang tepat menggantikannya.
Sedangkan terkait usulan sertifikasi bagi juru dakwah, Kepala Negara menyebut akan melibatkan berbagai pihak untuk memberikan masukan.
“Nanti kita lihat kalangan yang mengerti masalah ini semua, mungkin nanti mereka akan kasih masukan. Majelis Ulama, kalangan-kalangan dari ormas-ormas keagamaan, dan sebagainya nanti kita minta pendapat dari mereka,” ucap Prabowo.
Hingga saat ini posisi utusan khusus presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan kosong usai Gus Miftah menyatakan mundur.(*)