Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Gunung Semeru Erupsi, Bagaimana Nasib Wisata Ranu Kumbolo?

Muhammad Khoirul Rizal • Jumat, 3 Januari 2025 | 17:25 WIB
Foto: Ranu Kumbolo/ doc Khoirul Rizal
Foto: Ranu Kumbolo/ doc Khoirul Rizal

RADAR SITUBONDO - Gunung Semeru mengalami erupsi di awal tahun ini dengan mengeluarkan asap tebal pekat.

Gunung tertinggi yang ada di Pulau Jawa tersebut erupsi hingga membuat abu erupsinya membumbung sampai puluhan meter.

Gunung yang ada di Kabupaten Lumajang dan Malang ini meningkat statusnya menyusul peningkatan aktivitas.

Baca Juga: Sempat Ditutup, Pendakian Gunung Semeru Resmi Dibuka, Tapi hanya Sampai Ranu Kumbolo

Erupsi Gunung Semeru tepat terjadi pada tahun baru, 1 Januari 2025, bahkan detik-detik erupsinya terekam.

Video amatir rekaman erupsi Gunung Semeru diketahui direkam dari kamera CCTV di Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo sekitar pukul 08.51 WIB.

Selain itu, erupsi Semeru juga terekam melalui seismogram pusat vulkanologi mitigasi dan bencana geologi (PVMBG).

Adapun abu yang dimuntahkannya dengan intensitas sedang berwarna kelabu menuju arah utara. 

Baca Juga: Kata Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Tentang Ranu Kumbolo: Gambaran Potongan Surga, Cantik Sekali

Lalu bagaimana nasib wisata Ranu Kumbolo?

Pariwisata Ranu Kumbolo diketahui baru dibuka untuk umum setelah beberapa tahun tutup.

Tentu setelah adanya erupsi Semeru banyak yang bertanya mengenai status Ranu Kumbolo.

Untuk pendakian Gunung Semeru kembali ditutup, padahal akses ke Ranu Kumbolo pada 26 Desember 2024 kemarin sempat dibuka.

Akan tetapi akhirnya kembali ditutup karena kondisi yang tidak memungkinkan jika dikunjungi oleh wisatawan.

Calon pengunjung harus kembali menunda menikmati keindahan Ranu Kumbolo yang aksesnya kembali ditutup.(*)

Editor : Ali Sodiqin
#tahun baru #awal tahun #jawa timur #ranu kumbolo #erupsi #gunung semeru #lumajang