radarsitubondo.id - Rencana pembangunan jalan tol yang menghubungkan Gilimanuk di ujung barat Pulau Bali dengan Mengwi sebelah barat kota Denpasar, ternyata tidak lagi tercantum dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) terbaru.
Padahal, pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi di Pulau Dewata ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan.
Apalagi, Pualu Bali hanya ada satu ruas jalan tol yakni Tol Bali Mandara yang sebagian berdiri di atas laut.
Sementara itu, kehadiran tol Gilimanuk - Mengwi juga sangat dinantikan banyak kalangan.
Karena ruas tol itu nantinya dapat mempercepat waktu tempuh bagi distribusi manusia maupun barang dari Jawa ke Bali maupun sebaliknya.
Selain itu, keberadaan ruas jalan tol ini diharapkan bisa mendukung pengembangan ekonomi serta pariwisata di Bali.
Meskipun belum ada pernyataan resmi mengenai alasan penghapusan proyek ini dari daftar PSN, beberapa faktor yang diperkirakan dapat mempengaruhi keberlanjutan rencana proyek tersebut yakni:
Pertama, Kendala Pendanaan. Menurut laman resmi kementerian pekerjaan umum (pu.go.id), proyek ini memerlukan investasi besar, yakni sekitar Rp24,6 triliun.
Kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pendanaan dapat mempengaruhi kelanjutan proyek.
Kedua, Perubahan Status Pengusahaan.
Perubahan skema dari prakarsa badan usaha menjadi prakarsa pemerintah dapat mempengaruhi prioritas dan alokasi sumber daya pemerintah.
Ketiga, Proses Lelang yang Tertunda.
Proses lelang ulang yang belum berhasil dapat menyebabkan penundaan lebih lanjut dalam pelaksanaan proyek.
Itulah beberapa alasan yang besar kemungkinan menjadi penyebab tak kunjung direalisasikan proyek jalan tol Gilimanuk – Mengwi. (*)
Editor : Bayu Saksono