Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

7 Proyek Jalan Tol yang Masih Berlangsung Tahun 2025, Nomor 3 Ternyata Proyek Jalan Tol Probowangi

Bayu Saksono • Senin, 10 Maret 2025 | 01:40 WIB
Foto: View tol Probowangi/ ig @ptwijayakarya
Foto: View tol Probowangi/ ig @ptwijayakarya

radarsitubondo-id – Pengetatan anggaran pemerintah rupanya tidak terlalu beririsan dengan proyek jalan tol tahun 2025 ini.

Dari catatan radarsitubondo.id, terdapat tujuh proyek jalan tol yang masih berlangsung di Indonesia.

Dari proyek jalan tersebut, ruas tol trans Jawa yakni proyek jalan tol Probowangi yang menghubungkan Probolinggo dengan Banyuwangi termasuk yang nomor 3.

Berikut 7 proyek jalan tol yang sedang berlangsung di tahun 2025 sebagai berikut:

  1. Trans Sumatra Toll Road

Proyek jalan tol ini membentang dari ujung utara hingga ujung selatan Pulau Sumatera.

Menghubungkan Banda Aceh hingga Bakauheni.

Pembangunan tol ini dilakukan dalam beberapa tahap, dengan total panjang mencapai 2.818 Km.

Beberapa ruas yang telah beroperasi antara lain Bakauheni–Terbanggi Besar dan Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung.

Namun, beberapa ruas lainnya masih dalam tahap konstruksi dan ditargetkan selesai pada tahun 2025.

  1. Jalan Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Cisumdawu)

Proyek jalan tol ini berada di Provinsi Jawa Barat.

Proyek ini bertujuan menghubungkan Cileunyi dengan Kertajati.

Pada Januari 2022 lalu, Seksi I (Cileunyi–Pamulihan) sepanjang 11 km telah dibuka. Sedangkan tol seksi II dan III (Pamulihan–Sumedang–Cimalaka) sepanjang 21 km dibuka pada Desember 2022.

Pada Juli 2023, seluruh tol ini resmi beroperasi, mengurangi waktu tempuh antara Bandung dan Cirebon menjadi sekitar 1 jam.

  1. Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi

Proyek tol sepanjang 170,36 km ini akan menghubungkan Probolinggo dengan Banyuwangi di ujung timur Jawa Timur.

Tol ini diharapkan meningkatkan konektivitas antar kota dan mendukung perekonomian regional.

 

  1. Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban

Proyek ini mencakup pembangunan jalan tol sepanjang 35,07 Km yang menghubungkan Tol Jakarta–Cikampek dengan Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat.

Sekitar 22,94 Km dari total panjang tol ini merupakan bagian pemerintah, sementara sisanya dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Proyek tol tersebut diharapkan meningkatkan konektivitas antara Jakarta dan Pelabuhan Patimban.

  1. Jalan Tol Serang–Panimbang

Berada di Provinsi Banten, tol ini memiliki panjang total 83,9 km, terbagi dalam tiga seksi: Seksi I Serang–Rangkasbitung, Seksi II Rangkasbitung–Bojong, dan Seksi III Bojong–Panimbang.

Proyek ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas ke kawasan wisata Banten Selatan.

  1. Jalan Tol Semarang–Demak

Proyek ini bertujuan mengatasi kemacetan lalu lintas dan banjir rob yang kerap terjadi antara Semarang dan Demak. Pada tahun 2025, pembangunan Seksi I proyek ini sedang dalam tahap peninjauan, dengan harapan dapat segera dilanjutkan.

  1. Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Ciamis

Berada di Provinsi Jawa Barat, proyek ini sedang dalam tahap transaksi lelang pada tahun 2025. Tol ini akan meningkatkan konektivitas antara kota-kota di Priangan Timur.

Selain proyek-proyek di atas, terdapat juga tujuh proyek tol baru yang siap dilelang pada tahun 2025, dengan total panjang 384,1 km dan nilai investasi Rp124,02 triliun.

Proyek-proyek tersebut meliputi Jalan Tol Ciranjang–Padalarang, Jalan Tol Bandung Intra Urban, Jalan Tol Pejagan–Cilacap, Jalan Tol Malang–Kepanjen, Jalan Tol Demak–Tuban, Jalan Tol Pluit–Bandara, dan Jalan Tol Cilegon–Anyer. (*)

 

Editor : Bayu Saksono
#banyuwangi #proyek #gedebage #Pluit #bakauheni #Trans Sumatra #cilacap #demak #ciamis #cileunyi #tasikmalaya #Tol Probowangi #patimban #tuban #probolinggo #cilegon #kepanjen #anyer #jalan tol #malang #semarang