RADAR SITUBONDO - Ada fakta menarik di balik rencana pembangunan jalan tol di Bali.
Jalan tol yang rencananya akan tersambung dari Gilimanuk Jembrana hingga Mengwi Badung itu tak lagi masuk proyek strategis nasional (PSN).
Rencana pembangunan jalan tol Gilimanuk - Mengwi sudah digagas sejak 2018 di era pemerintahan Wayan Koster.
Di balik rencana tersebut, pembangunan jalan tol dari Jembrana ke Badung itu terdapat sebuah fakta mengejutkan.
Dimana, dalam pembangunannya nanti, akan disediakan jalur khusus untuk pesepeda gayung.
Dikutip dari Radar Bali, jalur tol Mengwi-Gilimanuk juga akan dirancang berbeda dengan lintasan jalan tol di daerah lain di Indonesia.
Disampaikan oleh Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (PUPRKP) Provinsi Bali Putu Suarjana, pembangunan tol Mengwi - Gilimanuk akan dibangun lebih spesifik dibandingkan pembangunan tol lain di tanah air.
Adapun spesifikasi desain itu seperti pada perlintasan yang melalui jalur misalnya jalur khusus sepeda gayung yang akan jadi yang pertama di ASEAN, jalur khusus menuju lokasi-lokasi dan pusat religius.
Selain itu juga untuk tempat-tempat upacara, seperti tempat melasti, kegiatan upacara pengabenan ke kuburan dan upacara keagamaan lainnya, lintasan tol dirancang khusus dengan dibangun di atas tol dan bukan di bawah tol.
Seperti yang diketahui, Bali masih menjunjung tinggi budaya dan religiusitas dalam kehidupan sehari-hari.(*)
Editor : Ali Sodiqin