radarsitubondo.id – Ada kemiripan antara Tol Bali Mandara di Provinsi Bali dengan jembatan Suramadu di Provinsi Jawa Timur.
Kedua bangunan ikonik itu sama-sama berdiri kokoh di atas laut, dan sama-sama berstatus sebagai jalan tol saat pertama kali diresmikan.
Namun pada perkembangan selanjutnya, rupanya ada sedikitnya perbedaan antara Bali Mandara dengan Jembatan Suramadu.
Bali Mandara lebih berfokus pada sektor pariwisata dengan desain tol yang indah di atas laut.
Sedangkan Jembatan Suramadu memiliki fungsi lebih luas menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Madura, serta meningkatkan perekonomian wilayah Jawa Timur.
Berikut perbedaan antara Tol Bali Mandara dan Tol Jembatan Suramadu:
- Lokasi
- Tol Bali Mandara: Lokasi di Pulau Bali, menghubungkan Benoa Denpasar dengan Kuta / Bandara Ngurah Rai dan Nusa Dua.
- Jembatan Suramadu: Lokasi jembatan ini menghubungkan Surabaya (Jawa) dengan Bangkalan (Madura).
- Tujuan Pembangunan
- Bali Mandara : Berfungsi mempercepat akses antar wilayah di Pulau Dewata, mempermudah perjalanan dari Bandara Ngurah Rai menuju Nusa Dua dan Pelabuhan Benoa.
- Tol Jembatan Suramadu: Tol ini berperan penting untuk menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Madura, yang sebelumnya hanya bisa dijangkau dengan kapal feri. Fungsi utama untuk meningkatkan konektivitas ekonomi dan sosial kedua pulau.
- Struktur dan Desain
- Tol Bali Mandara: Struktur tol ini didukung desain unik, sebagian besar jalan tol berada di atas laut (elevated highway), membentang di sepanjang pesisir pantai. Tol ini memiliki pemandangan yang indah dengan latar belakang laut yang memukau.
- Tol Jembatan Suramadu: Struktur jembatan sepanjang 5.4 kilometer membentang di atas Selat Madura. Jembatan ini merupakan gabungan dari jembatan layang dan jalan tol yang dapat dilalui mobil dan sepeda motor.
- Panjang Tol / Jembatan
- Tol Bali Mandara: Panjangnya sekitar 12,7 kilometer, dan dibangun di atas laut dengan beberapa bagian melayang di atas permukaan air.
- Jembatan Suramadu: Panjang total sekitar 5,4 kilometer di atas Selat Madura.
- Pembangunan dan Biaya
- Tol Bali Mandara: Dibangun untuk meningkatkan infrastruktur pariwisata di Bali, mendukung akses menuju lokasi-lokasi wisata. Pembukaan tol tahun 2013 dan dikelola PT Jasa Marga Bali Tol dan mengenakan tarif tol yang berbeda sesuai jenis kendaraan.
- Tol Jembatan Suramadu: Jembatan Suramadu merupakan proyek infrastruktur besar pada awal 2000-an dan diresmikan tahun 2009. Awalnya, jembatan ini memiliki tarif tol sampai tahun 2018. Selanjutnya hingga kini tarif tol sudah dihapus.
- Keunggulan dan Tantangan
- Tol Bali Mandara: Keindahan pemandangan laut yang dapat dinikmati selama perjalanan serta efisiensi waktu perjalanan yang menghubungkan kawasan wisata dan Bandara Ngurah Rai. Keterbatasan panjang tol dan kemacetan sekitar area tol saat musim liburan.
- Tol Jembatan Suramadu: Meningkatkan konektivitas antara Jawa dan Madura, yang sebelumnya hanya dapat diakses dengan feri.
Sehingga berdampak positif terhadap ekonomi dan distribusi barang. Apalagi, jembatan ini diharapkan bisa tersambung dengan tol Trans Jawa yang ujung timurnya sedang berlangsung proyek Tol Probowangi.
Tantangan utama adalah kondisi cuaca yang terkadang mempengaruhi kenyamanan perjalanan, serta biaya pemeliharaan agar jembatan tetap awet berkelanjutan.
- Tarif dan Penggunaan
- Tol Bali Mandara: Tarif: Dikenakan tarif sesuai jenis kendaraan. Penggunaan tol ini lebih banyak oleh wisatawan.
- Tol Jembatan Suramadu: Awalnya dikenakan tarif tol, namun kini kendaraan bisa melintas gratis. Penggunaa sering dipakai warga di Madura dan Surabaya, serta untuk transportasi barang kedua pulau. (*)
Editor : Bayu Saksono