RADAR SITUBONDO - Marak tambang ilegal di balik pengerjaan mega proyek tol Probolinggo - Banyuwangi (Probowangi).
Dalam pembangunan jalan tol Probowangi di Situbondo dan Probolinggo rupanya banyak ditemukan tambang ilegal.
Pengelolaan tambang ilegal ini beriringan dengan proyek strategis nasional (psn) jalan tol Probowangi yang sedang dibangun.
Temuan tambang ilegal ini ditemukan oleh DPRD Kabupaten Probolinggo.
Bahkan anggota dewan itu memberikan data lengkap tentang siapa saja yang melakukan tambang ilegal.
Di antara beberapa tambang yang ada, bahkan juga ada di Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo.
Dimana, Kecamatan Besuki menjadi exit tol Situbondo barat dalam pembangunan tol Probowangi.
“Di dalam surat itu, dari 25 tambang yang mendapat peringatan. Dua puluh tiga berada di Kabupaten Probolinggo, dan dua lainnya di wilayah Besuki,” kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Probolinggo, Mochammad Al-Fatih dikutip dari Radar Bromo, Kamis (27/3).
Menurutnya, para pengusaha tambang itu tidak memiliki dokumen lengkap terkait izin.
“Beberapa tambang sudah memiliki SIPB, tetapi mereka belum mengurus UKL-UPL,” tambahnya.
Pertambangan tersebut diminta untuk menghentikan operasionalnya sebelum melengkapi persyaratan yang ada.(*)