RADARSITUBONDO.ID - Masyarakat Kabupaten Situbondo dihebohkan dengan video viral laki-laki yang berada di sebuah balai pengobatan dalam kondisi luka luka penuh cakaran. Bahkan, tangan kanannya putus sebatas lengan atas.
Dalam keterangan video disebutkan bahwa laki-laki tersebut diserang harimau saat melintas di jalan raya Taman Nasional Hutan Baluran.
Sehingga, warga diharapkan berhati-hati saat lewat di tempat dengan sebutan Africa Van Java tersebut.
"Kondisi korban sangat mengerikan. Tangannya putus. Kita khawatir akan kembali terjadi ada Harimau yang menyerang warga yang ada di Hutan Baluran," terang Shasa, salah satu warga Panji sambil menunjukkan video yang dimaksud.
Menurut perempuan berjilbab tersebut, video tersebut dengan cepat menyebar melalui jaringan media sosial tanpa ada yang bisa memastikan apakah benar atau tidak.
"Mudah-mudahan tidak benar, kok menakutkan sekali ya," imbuh Shasa.
Sementara itu, Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Baluran Wilayah Karang Tekok, Benediktus Rio Wibawanto memastikan bahwa video tentang penyerangan macan/harimau di sekitar Hutan Baluran tidak benar atau hoax.
Kata dia, dalam caption video memang tertulis bawha harimau menyerang kepada warga yang kebetulan melintas atau beristirahat di Hutan Baluran.
"Jadi itu video atau informasi bohong yang terus beredar sehingga meresahkan masyarakat. Padahal, tidak ada warga digigit harimau di Baluran," tegasnya.
Kata Rio Wibawanto, video yang kini beredar luas di masyarakat Situbondo itu merupakan video yang aslinya terjadi pada tahun 2024.
"Warga itu tidak digigit harimau tapi digigit buaya, kejadiannya di Bangka,” imbuh Rio seraya memberikan link berita yang dimaksud. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin