RADAR SITUBONDO - Berbagai tantangan dihadapi dalam pembangunan proyek tol Probolinggo - Banyuwangi (Probowangi).
Jalan tol yang akan menyambungkan ujung barat sampai ujung timur Pulau Jawa itu pembangunannya sudah sampai di Situbondo.
Bahkan, bisa disebut sudah hampir selesai seiring dengan perkembangan progres yang ada.
Dua ruas tol Probowangi yakni paket 1 (Gending - Kraksaan) dan paket 2 (Kraksaan - Paiton) bahkan sudah pernah dibuka.
Meskipun kembali ditutup karena ruas tol lain yakni paket 3 (Paiton - Besuki Situbondo) belum rampung.
Belum rampungnya tol Probowangi paket 3 tidak lepas dari tantangan yang dihadapi dalam pembangunannya.
Proyek tol ini harus dilakukan negosiasi dengan PLN karena terkait pemindahan Sutet.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo beberapa waktu lalu saat meninjau proyek tol Probowangi.
Tidak heran, selain kendala medan, juga ada kendala pengerjaan galian batu dan pemindahan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) milik PLN.
Terlebih juga, Sutet 500 kv tersebut merupakan power arus utama listrik di Pulau Jawa dan Bali.
"Aak sulit, karena itu kan listrik utama untuk Jawa-Bali. Jadi kami harus negosiasi ulang dengan PLN,” jelasnya.(*)