Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Proyek Tol Probowangi dan Harapan Baru Kawasan Kotakan Situbondo, Dari Persimpangan Tradisi Menuju Gerbang Ekonomi Baru

Bayu Saksono • Minggu, 11 Mei 2025 | 12:21 WIB
Jalan tol Probowangi/ doc Khoirul Rizal
Jalan tol Probowangi/ doc Khoirul Rizal

radarsitubondo.id – Desa Kotakan, yang selama ini dikenal sebagai kawasan penyangga Kota Situbondo dengan nuansa agraris dan tradisi religius yang kental, kini berada di ambang perubahan besar.

Lanjutan proyek jalan tol Probowangi yang menghubungkan Probolinggo dan Banyuwangi, diperkirakan akan melintasi wilayah perkotaan Situbondo.

Ini tentu akan  membawa harapan baru bagi warga Desa Kotakan yang posisinya persis di selatan pusat Kota Situbondo, dari peningkatan konektivitas hingga peluang pertumbuhan ekonomi berbasis lokal.

Jika proyek yang selesai akhir tahun 2025 hingga Besuki ini dilanjutkan hingga wilayah Situbondo Kota beberata tahun lagi, salah satu titik yang terdampak secara langsung adalah wilayah selatan kota yakni antara Panji dan Kotakan.

Berdasarkan data rencana trase tol, beberapa kilometer jalur akan melewati sisi barat daya Kotakan, menempatkannya secara strategis di antara dua simpul transportasi penting.

Pihak pemerintah Desa Kotakan tentu menyambut proyek tol ini dengan antusias, meski sempat ada kekhawatiran mengenai dampak proyek terhadap lahan pertanian di sana.

Dari hasil survei awal tahun 2023 silam, hanya sebagian lahan pertanian produktif yang terkena trase langsung.

Namun, peluang yang terbuka dari hadirnya tol ini jauh lebih luas dari sekadar konektivitas, Kotakan berpotensi menjadi simpul distribusi logistik dan kawasan jasa baru di wilayah utara Tapal Kuda.

Salah satu tantangan yang muncul adalah bagaimana menjaga nilai-nilai lokal Kotakan di tengah arus modernisasi.

Banyak warga menggantungkan hidup dari sektor pendidikan agama, pertanian, dan usaha kecil menengah berbasis keluarga.

Kehadiran jalan tol dipandang sebagai tantangan sekaligus peluang untuk mengembangkan model ekonomi yang tetap berakar pada nilai lokal.

Pemerintah setempat juga telah mengusulkan pengembangan zona ekonomi baru di sekitar wilayah tol, termasuk di sekitar Kotakan. (*)

Editor : Bayu Saksono
#situbondo #banyuwangi #proyek #zona #Tol Probowangi #probolinggo #tol #dampak #jalan tol #Kotakan #2025