Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Tol Probowangi Jadi Tol Pertama di Jatim tanpa Persimpangan Rel Kereta Api

Bayu Saksono • Senin, 12 Mei 2025 | 01:05 WIB
Perlintasan sebidang rel kereta api (KA) di Banyuwangi.
Perlintasan sebidang rel kereta api (KA) di Banyuwangi.

radarsitubondo.id — Pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi) mencatatkan sejarah baru dalam dunia infrastruktur Indonesia.

Jika diamati lebih dalam, Tol Probowangi akan jadi jalan tol pertama di Provinsi Jawa Timur yang tidak bersinggungan dengan perlintasan sebidang kereta api (KA).

Dalam proyek-proyek jalan tol sebelumnya, perpotongan antara jalur kendaraan dan rel kereta kerap menjadi tantangan teknis yang memicu keterlambatan konstruksi, serta meningkatkan risiko keselamatan lalu lintas.

Namun, di Tol Probowangi, seluruh trase dengan panjang 175 Km itu telah dirancang dengan seksama agar tidak satu pun titiknya bersinggungan langsung dengan rel kereta api.

Ini adalah pencapaian penting dari sisi desain dan keselamatan.

Tidak adanya simpangan dengan rel kereta membuat tol ini lebih aman, lancar, dan efisien.

Keputusan untuk menghindari persimpangan dengan rel tidak datang tanpa tantangan.

Tim perancang sangat diuntungkan dengan memilih rute utara dari Probolinggo - Banyuwangi, yakni lewat Kabupaten  Situbondo yang hampir sepenuhnya bebas dari rute rel kereta api (KA) aktif.

Yang ada di kawasan Kabupaten Situbondo hanya ada satu jalur kereta api lama, jurusan Situbondo-Bondowoso yang kini sudah lama tidak aktif.

Selain itu, keunggulan desain ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh antara Probolinggi hingga Banyuwangi di ujung timur Pulau Jawa tersebut hingga 40 persen.

Tidak adanya persimpangan rel, berarti arus kendaraan tidak akan terhambat palang pintu atau penyesuaian jadwal kereta api.

Para pengamat transportasi menyebut proyek ini sebagai "tol masa depan" karena memperlihatkan pendekatan perencanaan yang lebih matang dan terintegrasi antarmoda.

Jalan tol Probowangi rencananya akan bisa beroperasi fungsional untuk paket I dari Gending (Probolinggo) hingga Besuki (Situbondo) pada akhir tahun 2025 mendatang.

Jika semua berjalan sesuai rencana, tol ini tidak hanya akan menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga simbol transformasi perencanaan infrastruktur yang lebih visioner dan humanis di Indonesia.(*)

Editor : Bayu Saksono
#situbondo #banyuwangi #KA #pulau jawa #gending #jatim #Tol Probowangi #probolinggo #masa depan #jalan tol #perlintasan #besuki #rel #2025 #kereta api