Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Jalan Tol Trans Sumatera Bukan Sekadar View Hutan, Tapi Juga Surga Pemandangan Gunung dan Persawahan

Bayu Saksono • Sabtu, 17 Mei 2025 | 16:05 WIB
Pemandangan gunung, sawah, dan hutan, di ruas Jalan Tol Padang, Trans Sumatera.
Pemandangan gunung, sawah, dan hutan, di ruas Jalan Tol Padang, Trans Sumatera.

radarsitubondo.id – Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang selama ini dikenal sebagai infrastruktur strategis untuk mempercepat konektivitas antarwilayah di Pulau Sumatera, ternyata menyimpan daya tarik yang lebih dari sekadar fungsinya sebagai jalur transportasi.

Di balik lajunya kendaraan dan rimbunnya hutan tropis yang sering disebut-sebut, JTTS diam-diam menawarkan panorama memukau yang jarang disorot: pemandangan gunung menjulang dan hamparan persawahan hijau yang membentang luas.

Dari ruas tol Bakauheni–Terbanggi Besar di Lampung hingga ke Pematangsiantar di Sumatera Utara, JTTS menyuguhkan pengalaman visual yang luar biasa.

Para pengendara kerap dibuat tertegun oleh latar belakang Gunung Rajabasa yang megah, atau barisan Bukit Barisan yang memeluk jalan tol dengan siluet birunya yang kontras dengan langit cerah.

Tak hanya itu, di beberapa titik, seperti ruas Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang, para pelintas bisa menyaksikan hamparan sawah terasering yang mengingatkan pada lanskap Ubud di Bali.

Sawah-sawah tersebut, yang dikelola oleh petani lokal, memberikan nuansa damai dan alami di tengah laju kendaraan yang tak henti-hentinya.

Menurut pengakuan Heri, seorang pelancong yang kerap menempuh perjalanan darat ke Palembang, menyebut pengalaman berkendara di tol ini sebagai "wisata tanpa turun mobil".

"Biasanya kalau naik tol itu cuma soal kecepatan. Tapi di sini, saya justru sering pelan-pelan sambil menikmati pemandangan. Ada momen ketika matahari terbit di balik gunung, sinarnya kena sawah... rasanya seperti lukisan hidup," ujar lelaki yang tinggal di kawasan Kenten, Sako, Palembang itu.

Keindahan panorama ini bahkan mulai dimanfaatkan oleh para pegiat media sosial dan fotografer jalanan.

Beberapa spot istirahat (rest area) di JTTS kini ramai dikunjungi bukan hanya untuk makan dan mengisi bahan bakar, tetapi juga untuk mengambil foto berlatar alam Sumatera yang memukau.

Pemerintah daerah dan pengelola jalan tol pun mulai melihat potensi ini.

Ada wacana untuk menambah titik-titik pandang (viewpoint) dan informasi geowisata di sepanjang tol.

Tujuannya, menjadikan JTTS tak hanya sebagai jalur ekonomi, tetapi juga sebagai koridor pariwisata baru di Sumatera.

Dengan kombinasi kecepatan, kenyamanan, dan panorama alam yang menawan, Jalan Tol Trans Sumatera berhasil melampaui peran utamanya.

Jalanan ini bukan sekadar jalan bebas hambatan—tapi juga jalan yang membuka mata, menghubungkan bukan hanya kota ke kota, tapi juga manusia dengan keindahan tanahnya sendiri.(*)

Editor : Bayu Saksono
#rest area #palembang #lampung #Sako #sawah #bakauheni #tol trans sumatera #Terbanggi Besar #pematangsiantar #view #bukit barisan #jalan tol #gunung rajabasa