RADAR SITUBONDO - Tidak mudah untuk membangun jalan tol Probolinggo - Banyuwangi (Probowangi).
Jalan tol yang akan menjadi sambungan dari trans Jawa ini telah banyak menghadapi tantangan dalam pembangunannya.
Proyek jalan tol Probowangi bahkan sampai membelah kawasan perbukitan di daerah Paiton Probolinggo.
Tidak hanya itu, dalam pembangunan ruas tol Probowangi paket 3 dari Paiton ke Kecamatan Besuki di Situbondo bukan hanya menemui kendala medan.
Baca Juga: Pantas Direncanakan Dibangun Rest Area Tol Probowangi, Berikut Alasan Watudodol Banyuwangi Cocok untuk Tempat Singgah
Tetapi juga berhadapan dengan SUTET, sebuah jaringan listrik utama yang ada di Pulau Jawa ini, bahkan juga Bali.
SUTET ini menjadi pengantar utama arus listrik menjadi kekuatan atau powernya Jawa dan Bali.
Pengerjaan jalan tol harus berhadapan dengan hal tersebut untuk bisa tersambung ke Besuki.
Baca Juga: Jasamarga Beri Kabar Gembira, Geliat Pariwisata Mulai Terlihat dalam Rencana Tol Probowangi di Banyuwangi
Tetapi, menurut Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, tidak ada masalah dengan hal itu.
Pihaknya menjamin pengerjaan tol tetap dapat dilanjutkan dan tidak akan mengganggu layanan PLN.
"Dikoordinasikan lebih lanjut dengan PLN," katanya saat melakukan kunjungan beberapa waktu lalu.
Menteri PU berjanji dan yakin tidak akan ada kendala berarti yang bisa menghambat pembangunan jalan tol Probowangi.
"Kami upayakan dengan PLN agar pelayanan masyarakat tidak terganggu dan teman-teman BUJT bisa bekerja sesuai dengan waktunya,” bebernya.(*)