Anime Berita Daerah Edukasi Ekonomi Bisnis Health Internasional Kasuistika Khazanah Kuliner Lifestyle Nasional Opini Otomotif Politik & Pemerintahan Seni & Budaya Sport Teknologi Travelling

Jalan Tol Probowangi Bakal Beroperasi, Begini Respons Sopir Truk Lintas Jawa - Nusa Tenggara

Bayu Saksono • Senin, 2 Juni 2025 | 11:05 WIB
Truk yang akan menuju Pulau Lombok menunggu di area Pelabuhan Tanjung Wangi   Banyuwangi.
Truk yang akan menuju Pulau Lombok menunggu di area Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi.

radarsitubondo.id - Proses pembikinan alias pembuatan jalan tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) ditarget bisa selesai dalam beberapa tahun mendatang.

Meski proyek pembangunannya masih berlangsung dan tahapnya masih sampai pemadatan lahan di Besuki Situbondo hari ini, antusiasme yang mulai terasa di kalangan para sopir truk.

Hal itu menunjukkan betapa pentingnya pembangunan infrastruktur untuk memperlancar roda ekonomi, dari kalangan akar rumput komunitas ban truk hingga mereka yang terlibat dalam perputaran barang di wilayah timur Indonesia.

Meski masih akan bisa dipakai beberapa tahun ke depan, proyek Jalan Tol Probowangi sudah berhasil menarik perhatian kalangan driver truk yang bekerja di lintas Pulau Jawa–Bali–Nusa Tenggara.

Ruas jalan tol sepanjang 175 Kilometer dari Probolinggo menuju Bumi Blambangan ini akan menjadi penghubung langsung dari Surabaya ke Pelabuhan Tanjung Wangi di ujung timur Banyuwangi.

Jalan tol itu disebut-sebut oleh kalangan sopir truk sebagai "penyelamat waktu dan tenaga" yang sangat membantu kinerja mereka.

"Seandainya jalan tol Probowangi sudah nembus sampai Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi, para driver ini enggak perlu lagi repot dan waswas macet di jalur pantura terutama di jalan Hutan Baluran,’’ ujar Sukarno Prayudha, seorang driver asal Kecamatan Giri, Banyuwangi.

Baca Juga: Sunrise Selat Bali Seindah Ini, Hanya 3 Jam Bisa Dinikmati Warga Surabaya Lewat Jalan Tol Probowangi

‘’Belum lagi kalau lewat jalur selatan yang sempit dan rawan longsor di Gunung Gumitir perbatasan Jember-Banyuwangi ," jelas Andre, sopir driver pengiriman barang cetakan yang juga tinggal di Kecamatan Giri, Banyuwangi.

Menurut Andre, ekspedisi yang membawa barang terkadang bisa molor sampai dua hari dari Probolinggo ke Banyuwangi karena kendala kemacetan jalan.

Namun, apabila jalan tol Probowangi itu sudah jadi, nantinya perjlanan bisa lebih cepat dan hemat bahan bakar.

Proyek Jalan Tol Probowangi memang menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat konektivitas nasional, terutama jalur logistik strategis yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali hingga Nusa Tenggara.

Jalur ini juga diperkirakan akan memangkas waktu tempuh hingga 3–4 jam, sekaligus mengurangi kelelahan sopir dan mempercepat rotasi distribusi barang.

Baca Juga: Spot Wisata Dekat Gerbang Jalan Tol Probowangi di Perbatasan Bondowoso dan Situbondo, Bisa Menikmati Citylight

Pengiriman barang dari Surabaya misalnya ke wilayah Bali sangat terbantu dengan keberadaan jalan tol menuju Banyuwangi.

Hal itu bukan hanya membantu soal kecepatan pengiriman, tapi juga mendukung faktior keselamatan selama perjalanan karena kendaraan melaju satu arah di ruas jalan tol.

“Truk yang membawa barang berat, ketika lewat jalur pegunungan dan tikungan tajam seperti di Gunung Gumitir itu bikin deg-degan. Kalau ada tol, ya lebih lega dan aman,” jelas Andre.

Sambutan antusias juga dirasakan kalangan sopir yang rutin melintas dari Jawa ke Lombok, Nusa Tenggara melalui Pelabuhan Tanjung Wangi.

"Jalur darat yang lancar bisa berdampak langsung ke harga barang di timur Indonesia. Lebih cepat, lebih murah, distribusi lebih efisien," kata Andre. (*)

 

Editor : Bayu Saksono
#banyuwangi #surabaya #jalan tol probolinggo-banyuwangi #nusa tenggara #situbondo hari ini #pelabuhan tanjung wangi #bali #Tol Probowangi #waktu tempuh #probolinggo #pelabuhan ketapang #lombok