radarsitubondo.id – Libur panjang seputar Hari Raya Idul Adha (Idul Kurban) tahun ini dimulai sejak Jumat 6 Juni 2025 hingga Senin 9 Juni 2025.
Momentum liburan panjang yang digabung dengan cuti bersama (long weekend tersebut membuat banyak warga memanfaatkan untuk pulang kampung ke daerah asal masing-masing.
Tak terkecuali di wilayah Jawa Timur, gelombang penikmat liburan long weekend juga sangat terasa.
Banyak pekerja di Surabaya yang balik ke kampung halaman masing-masing untuk merayakan Idul Adha bersama keluarga.
Misalnya seperti yang dilakukan Bagus Djoko, 54, warga Kalilo Banyuwangi yang bertugas dinas di Kota Pahlawan, Surabaya.
‘’Saya berangkat nyetir mobil sendiri Surabaya berangkat Kamis malam tanggal 5 Juni 2025,’’ ujar pegawai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu.
Menurut Bagus, arus lalu lintas normal dari arah Surabaya melewati jalan tol Surabaya – Gempol, dilanjutkan dengan masuk tol Gempol – Pasuruan (Gempas).
Suasana tol Gempas juga dirasakan ramai lancar dan relatif normal.
Kemudian perjalanan dilanjutkan menuju ruas tol Pasuruan –Probolinggo (Paspro).
Di ruas jalan tol Paspro juga lalu lintas di awal long weekend Idul Adha ini masih normal lancar.
Namun sayangnya, perjalanan melewati jalan tol harus berakhir di exit tol Gending ruas tol Paspro.
Sedangkan jalan tol Probolinggo – Banyuwangi (Probowangi) masih belum dibuka untuk umum pada momentum liburan Idul Adha ini.
Pekerja masih melakukan pembenahan di ruas tol Probowangi mulai seksi Gending – Kraksaan, serta seksi Kraksaan – Paiton.
Sedangkan seksi Paiton (Kabupaten Probolinggo) – Besuki yang masuk wilayah Kabupaten Situbondo hari ini masih berlangsung pembangunan fisik jalan dan jembatan.
‘’Jadi begitu keluar dari exit tol Gending masuk jalan arteri nasional jalur pantura Jatim, arus lalu lintas terasa sangat padat. Ya, padat merayap sampai wilayah Situbondo,’’ jelas Bagus.
Selanjutnya, kata dia, untuk ruas jalan nasional dari Asembagus di wilayah timur Situbondo menuju Banyuwangi, arus lalulintas sudah normal dan tidak terlalu padat. (*)
Editor : Bayu Saksono